Kota Bengkulu, GK – Pemerintah Kota Bengkulu melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kembali menghadirkan inovasi menarik dalam meningkatkan kesadaran pajak daerah. Kali ini, Bapenda menggelar kegiatan “Makan Lemak Berhadiah Pulo”, yang berlangsung di kawasan Berendo Masjid At-Taqwa, Kelurahan Anggut, Kota Bengkulu.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, dan diikuti oleh sedikitnya 18 gerai makanan yang tersebar di berbagai titik di Kota Bengkulu. Dalam acara pengundian kali ini, sebanyak lima unit sepeda listrik dibagikan kepada warga beruntung yang telah berbelanja dan memasukkan struk pembayaran resmi ke kotak undian di gerai kuliner yang berpartisipasi.
Kepala Bapenda Kota Bengkulu, Nurlia Dewi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Pemkot untuk mendorong masyarakat agar selalu meminta bukti pembayaran resmi setiap kali bertransaksi.
“Kami ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa struk pembayaran bukan sekadar kertas, tetapi bentuk kontribusi nyata terhadap pajak daerah yang menjadi sumber pembangunan kota,” jelas Nurlia.
Sementara itu, Wali Kota Dedy Wahyudi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada warga yang telah mendukung program ini. Ia menegaskan bahwa pajak daerah adalah salah satu pilar penting dalam pembiayaan pembangunan di Kota Bengkulu.
“Program ini bukan hanya bagi-bagi hadiah, tapi juga bentuk apresiasi kepada warga yang taat dan peduli dengan pembangunan kota. Dari pajak yang dibayar inilah, berbagai fasilitas dan pelayanan publik bisa terus berjalan,” ujar Dedy.
Nurlia Dewi juga menambahkan bahwa undian berhadiah ini akan digelar setiap bulan dengan hadiah utama lima unit sepeda listrik, sehingga warga punya kesempatan berulang kali untuk ikut serta.
“Caranya mudah, cukup belanja di gerai makanan yang bekerja sama, simpan struknya, lalu masukkan ke kotak undian resmi Bapenda. Selain bisa menikmati kuliner, masyarakat juga berkesempatan membawa pulang hadiah menarik,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Bengkulu berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya bukti transaksi dan kepatuhan pajak terus meningkat. Dengan begitu, semangat “Membangun Kota Bengkulu dari Warga untuk Warga” dapat terwujud secara nyata.(Red)







