SIKLUS LAKI-LAKI

Oleh : Cahyadi Takariawan

Menurut John Gray, laki-laki pada umumnya, memiliki siklus mendekat, menarik diri, kemudian mendekat lagi.

Suatu ketika ia bisa begitu dekat dengan istrinya, sangat dekat. Namun pada satu titik tertentu, ia akan menjauh dari sang istri.

Jangan cemas, pada saatnya nanti, ia akan kembali mendekat lagi. Sedekat saat pertama sebelum dirinya melenting pergi.

Kadang laki-laki merasa perlu menarik diri, guna merefresh suasana jiwanya. Di saat itu itu seakan ia menjauh dari istri.

Maka banyak perempuan salah mengartikan kondisi ini, seakan sang suami sudah tidak mencintainya lagi. Seakan ia sedang dibenci oleh suami. Buktinya, ia lebih suka diam menyendiri.

Laki-laki merasa nyaman dengan ‘kebebasan’ sesaat, setelah memuaskan kebutuhan akan kehangatan bersama pasangan.

Biasanya laki-laki akan menghabiskan waktu untuk dirinya sendiri, masuk ke dalam “gua”nya sendiri. Ia asyik dengan hobi, memainkan gadget, membaca buku, mengubah-ubah saluran televisi, menonton pertandingan olahraga, menonton berita, membaca koran, tanpa ingin diusik istri.

Saat laki-laki mengambil siklus menarik diri inilah, sang istri merasa panik, dan menganggap ada yang salah dengan hubungan mereka. Padahal ia tengah menjalani ritual siklus rutin laki-laki.

Nanti dia akan kembali lagi. Nanti dia akan mendekat lagi. Nanti dia akan hangat lagi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *