Jakarta, GK – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu melakukan kunjungan kerja ke BPJS Kesehatan RI di Jakarta, Kamis (16/4), guna mendorong optimalisasi pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV, Usin Abdisyah Putra Sembiring, S.H., yang membawa berbagai keluhan dan aspirasi masyarakat Bengkulu untuk dikoordinasikan dengan pihak BPJS.
Menurut Usin, salah satu persoalan yang mencuat di tengah masyarakat adalah penghapusan sejumlah peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS. Akibatnya, warga yang sebelumnya menerima bantuan kini tidak lagi terdaftar sebagai penerima.
“Keberadaan kami di sini untuk menyampaikan keluhan masyarakat yang merasa masih layak sebagai penerima PBI, namun justru dihapus. Memang ini menjadi kewenangan Kementerian Sosial, tetapi di lapangan masyarakat menganggap ini sepenuhnya tanggung jawab BPJS. Di sinilah DPRD perlu hadir menengahi,” ujar Usin.
Selain itu, Komisi IV juga menyoroti dugaan praktik tidak wajar di sejumlah rumah sakit, khususnya terkait pasien yang dipulangkan setelah tiga hari perawatan.
“Apakah pembiayaan BPJS memang hanya dibatasi tiga hari, atau ada indikasi permainan oknum rumah sakit untuk memperoleh pembayaran lebih?” kata Sri Astuti.
Dalam pertemuan tersebut, Usin menegaskan dukungan Komisi IV terhadap upaya BPJS dalam meningkatkan satuan harga paket layanan kesehatan. Ia berharap langkah tersebut dapat mendorong rumah sakit memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada pasien.
Sementara itu, pihak BPJS Kesehatan RI yang diwakili Asisten Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Ryan Abdullah Putra, menyampaikan apresiasi atas masukan yang diberikan DPRD Bengkulu.
Menurut Ryan, DPRD memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam menyerap aspirasi masyarakat, sehingga berbagai persoalan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.
“Kami berterima kasih atas dukungan DPRD Provinsi Bengkulu. Kami juga berharap DPRD dapat turut memperjuangkan penambahan anggaran agar cakupan BPJS gratis bagi masyarakat semakin luas,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen BPJS untuk terus melakukan pembinaan dan evaluasi terhadap rumah sakit, guna mencegah potensi kecurangan (fraud) yang dapat merugikan pasien.
Kegiatan ini turut dihadiri anggota DPRD Provinsi Bengkulu lainnya, yakni Berlian Utama Harta.(Red)







