PKS Bengkulu Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Pengantungan

BENGKULU, GK — Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bengkulu yang juga anggota Fraksi PKS DPRD Kota Bengkulu, Andi Saputra, bersama jajaran struktur dan anggota Fraksi PKS mengunjungi warga korban kebakaran di kawasan Pengantungan, Kota Bengkulu, pada Minggu pagi (16/8).

Kunjungan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Rahmad Widodo, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bengkulu Pudi Hartono, serta anggota DPRD Kota Bengkulu Irman Sawiran dan ketua DPC PKS Novian Suryadi.

Bacaan Lainnya

Kehadiran jajaran legislator dan struktur PKS tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran. Dalam kesempatan itu, rombongan menyerahkan bantuan berupa 25 amplop donasi kepada para korban serta dukungan untuk kebutuhan dapur umum.

Andi Saputra mengatakan bantuan tersebut merupakan hasil donasi yang dihimpun dari pejabat publik, anggota DPRD, struktur partai, serta kader dan anggota PKS yang turut peduli terhadap kondisi warga korban kebakaran.

“Alhamdulillah, tadi kami bersama struktur DPD dan kawan-kawan Fraksi PKS menyempatkan diri berkunjung sekaligus menyerahkan bantuan. Ada 25 amplop dan satu dukungan untuk dapur umum. Ini merupakan bentuk kepedulian kami untuk menjemput kembali senyuman bagi keluarga yang terkena musibah,” kata Andi.

Menurutnya, musibah kebakaran di kawasan Pengantungan menjadi perhatian serius karena lokasi tersebut merupakan wilayah padat penduduk. Berdasarkan catatan yang disampaikan, sekitar 21 rumah terdampak kebakaran dan puluhan warga harus menghadapi kehilangan tempat tinggal maupun harta benda.

Andi juga menyoroti pentingnya langkah pencegahan kebakaran, terutama di tengah musim kemarau yang disertai cuaca panas dan angin kencang. Salah satu langkah yang didorong Fraksi PKS adalah penyediaan alat pemadam api ringan (APAR) di lingkungan permukiman.

“Kami sudah membicarakan dengan kawan-kawan fraksi mengenai support bantuan APAR. Minimal satu rumah satu APAR atau satu fasilitas APAR untuk beberapa rumah yang berdekatan. Paling tidak masyarakat memiliki alat untuk pertolongan pertama ketika terjadi percikan api,” ujarnya.

Selain APAR, Andi menilai fasilitas pemadam kebakaran perlu diperkuat, khususnya ketersediaan selang yang dapat menjangkau kawasan padat penduduk yang sulit dimasuki kendaraan pemadam.

Ia juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap aktivitas pembakaran selama musim kemarau serta instalasi listrik yang sudah berusia tua.

“Api itu sahabat kita, tetapi ketika kita ceroboh dan tidak waspada, api bisa menyebabkan musibah luar biasa. Karena itu, masyarakat harus hati-hati, termasuk memperbarui jaringan listrik yang sudah tua,” katanya.

Terkait bantuan pemerintah, Andi menyebut penanganan korban sejauh ini masih berada pada tahap tanggap darurat, termasuk pendirian dapur umum dan pengamanan warga. Ia menilai sejumlah rumah korban sudah layak mendapatkan program bantuan bedah rumah.

“Kami melihat kondisi rumah warga, banyak yang dindingnya masih papan. Kami akan menyampaikan dan mengusulkan melalui dinas terkait agar program bedah rumah bisa segera diimplementasikan. Ini akan kami kawal bersama kawan-kawan di DPRD,” pungkasnya.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *