Kota Bengkulu, GK — Kerusakan ruas jalan di depan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 17 Kota Bengkulu, Kelurahan Bentiring, Kecamatan Muara Bangkahulu, mendapat sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu.
Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Andi Saputra, meminta Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera melakukan penanganan terhadap kondisi jalan tersebut.
Menurut Andi, kerusakan di lokasi itu tidak sekadar mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga menyangkut aspek keselamatan. Terlebih, ruas tersebut berada tepat di kawasan sekolah dan menjadi salah satu akses yang setiap hari dilalui pelajar serta masyarakat.
“Kami meminta Dinas PUPR Kota Bengkulu untuk tidak menunggu hingga ada korban jiwa berikutnya. Kondisi jalan di depan SMPN 17 Bentiring sudah sangat mendesak untuk diperbaiki karena menyangkut keselamatan anak-anak sekolah dan masyarakat umum,” tegas Andi.
Ia menjelaskan, kondisi jalan semakin berisiko karena karakteristik ruas yang berada pada kontur tanjakan. Pada jam berangkat dan pulang sekolah, aktivitas kendaraan dan mobilitas pelajar di kawasan tersebut juga meningkat.
Situasi itu dinilai dapat memperbesar potensi kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor maupun siswa yang melintas di sekitar titik kerusakan.
Andi menyebut, persoalan tersebut juga telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Berdasarkan informasi yang diterimanya, sejumlah pengguna jalan, termasuk pelajar, dilaporkan pernah mengalami insiden akibat kondisi ruas tersebut.
Karena itu, ia meminta Dinas PUPR tidak menunda penanganan dan segera melakukan pengecekan teknis di lapangan untuk menentukan bentuk perbaikan yang diperlukan.
Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan setempat, Andi menegaskan bahwa keselamatan warga harus menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan prioritas pembangunan infrastruktur.
Ia berharap perbaikan jalan di depan SMPN 17 Bentiring dapat dimasukkan dalam agenda penanganan jangka pendek, terutama mengingat lokasi tersebut berada di kawasan pendidikan dengan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi.
“Jangan sampai menunggu kejadian yang lebih fatal baru dilakukan perbaikan. Pemerintah harus hadir sebelum risiko tersebut benar-benar menimbulkan korban,” ujarnya.
Sementara itu, masyarakat sekitar dan sejumlah wali murid berharap perhatian DPRD tersebut segera ditindaklanjuti pemerintah daerah. Perbaikan dinilai penting untuk menciptakan akses yang lebih aman bagi pelajar sekaligus pengguna jalan lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, Dinas PUPR Kota Bengkulu belum memberikan keterangan terkait rencana penanganan ruas jalan tersebut.(Red)






