PKS Bengkulu Mantapkan Mesin Partai Menuju Pemilu 2029

BENGKULU, GK — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Bengkulu mulai memantapkan mesin organisasi sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.

Penguatan tersebut dilakukan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Wilayah dan Daerah yang diikuti seluruh pengurus DPD PKS dari sembilan kabupaten dan satu kota se-Provinsi Bengkulu.

Bacaan Lainnya

Rakor menjadi momentum bagi PKS Bengkulu untuk memperkuat soliditas struktur, menyelaraskan program kerja, serta membangun tata kelola organisasi yang lebih profesional.

Ketua DPW PKS Provinsi Bengkulu, Alamsyah, M.TPd., menegaskan, penguatan internal menjadi fokus utama dalam konsolidasi tersebut. Menurutnya, struktur partai yang solid menjadi kunci agar PKS dapat menjalankan kerja-kerja politik dan pelayanan masyarakat secara optimal.

“Rakor ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah krusial untuk memastikan seluruh mesin partai berada dalam kondisi prima. Fokus utama kita adalah menjaga kesehatan partai, mengonsolidasi pengurus, serta memastikan pemenuhan struktur 100 persen hingga tingkat kelurahan dan desa,” tegas Alamsyah, M.TPd. saat membuka acara.

Alamsyah juga mendorong seluruh jajaran DPD PKS di kabupaten dan kota untuk membangun struktur kepengurusan yang produktif dan adaptif. Struktur tersebut diharapkan mudah dikonsolidasikan, dikoordinasikan, serta mampu bergerak cepat dalam menjalankan berbagai program partai.

Menurutnya, penguatan struktur hingga tingkat kelurahan dan desa menjadi bagian penting dalam memastikan mesin organisasi PKS bekerja secara efektif. Konsolidasi di tingkat bawah juga dinilai menjadi fondasi dalam menghadapi agenda politik ke depan, termasuk Pemilu 2029.

Selain struktur organisasi, PKS Bengkulu turut menekankan pentingnya kedisiplinan dalam menjalankan rapat rutin. Setiap program kerja juga diarahkan memiliki indikator keberhasilan yang jelas dan terukur melalui penerapan Key Performance Indicators (KPI).

“Kami berkomitmen menjalankan prinsip Good Party Governance—tata kelola partai yang transparan, akuntabel, dan patuh pada aturan organisasi.,” tambah Alamsyah.

Rakor tersebut dihadiri jajaran pengurus DPW PKS Provinsi Bengkulu serta para ketua, sekretaris dan bendahara DPD PKS dari sembilan kabupaten dan satu kota.

Melalui forum koordinasi tersebut, PKS Bengkulu menargetkan konsolidasi organisasi berjalan lebih terarah, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten, kota, kelurahan dan desa.

Dengan struktur yang semakin solid, tata kelola yang terukur, serta koordinasi yang lebih efektif, PKS Bengkulu optimistis mampu memperkuat kerja-kerja politik dan pelayanan masyarakat sekaligus memantapkan mesin partai menghadapi Pemilu 2029.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *