PKB Bengkulu Gelar Muscab Serentak, Targetkan Kursi DPR-RI

Zainal - Ketua DPW PKB

Bengkulu, GK — Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Bengkulu menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) serentak untuk 8 kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu. Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Hotel Mercure Bengkulu, Minggu (19/4), dan dihadiri sejumlah tokoh nasional, daerah, serta perwakilan lintas partai politik.

Sejumlah tokoh penting yang hadir di antaranya Pengurus DPP yang juga Anggota DPR-RI, Muhammad Kadafi, Hindun Anisah, serta Khairuddin yang juga menjabat sebagai Rektor UINFAS Bengkulu. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan soliditas dan perhatian pusat terhadap dinamika politik dan konsolidasi organisasi PKB di daerah.

Bacaan Lainnya

Acara ini juga dihadiri langsung oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Muscab serentak tersebut.

Ia menilai langkah PKB sebagai bagian dari penguatan struktur partai sekaligus menjaga konsolidasi politik di tingkat akar rumput.

“PKB merupakan bagian dari kemenangan gubernur dan wakil gubernur saat ini, Helmi Hasan dan Mian. Kami tidak bisa memisahkan keberhasilan ini dari peran PKB,” ujar Helmi Hasan di hadapan peserta Muscab.

Gubernur juga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan PKB telah menghasilkan sejumlah program strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat. Salah satunya adalah penganggaran lebih dari Rp600 miliar untuk pembangunan jalan dan jembatan di berbagai wilayah Bengkulu.

“Bersama PKB, kita mendorong pembangunan infrastruktur yang merata. Jalan dan jembatan menjadi prioritas karena ini menyangkut konektivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, Helmi Hasan juga menyoroti peningkatan layanan kesehatan di Bengkulu. Ia menyebut, pemerintah bersama PKB telah melakukan pembenahan terhadap rumah sakit umum daerah (RSUD) sehingga kini memiliki fasilitas yang jauh lebih baik dan layak.

“RSUD kita sekarang sudah jauh berubah. Kita ingin masyarakat merasakan pelayanan kesehatan yang nyaman, bahkan setara dengan standar hotel bintang lima,” tambahnya.

Tak hanya itu, program sosial bertajuk “Bantu Rakyat” juga menjadi fokus utama kolaborasi antara pemerintah dan PKB. Pada tahun pertama kepemimpinan Helmi Hasan dan wakilnya, pemerintah telah menganggarkan pengadaan 130 unit ambulans yang didistribusikan ke seluruh desa di Provinsi Bengkulu.

“Ini bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Ambulans desa sangat penting untuk memastikan akses layanan kesehatan yang cepat dan merata,” tegas Helmi.

Di akhir sambutannya, Gubernur Bengkulu secara pribadi menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya Muscab serentak PKB dan berharap kegiatan ini mampu melahirkan kepengurusan yang solid serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Provinsi Bengkulu, H. Zainal, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan harapan besar agar Muscab ini menjadi momentum perbaikan dan penguatan partai ke depan. Ia menegaskan pentingnya loyalitas kader terhadap garis kebijakan partai.

“Harapan kita PKB ke depan semakin solid dan mampu menjawab tantangan politik yang semakin dinamis. Kader harus tegak lurus terhadap perintah partai,” ujarnya.

Zainal juga mencontohkan sikap tegas partai dalam menjaga disiplin organisasi, khususnya saat momentum pemilihan kepala daerah (Pilkada). Ia menyebut bahwa kader yang terbukti tidak sejalan dengan keputusan partai langsung dievaluasi bahkan diganti.

“Dalam Pilkada kemarin, ada kader yang tidak patuh. Tidak lama kemudian langsung kami lakukan pergantian. Ini bentuk ketegasan partai dalam menjaga marwah organisasi,” tegasnya.

“Dengan dukungan pak gubernur, tentu kita berharap PKB akan meraih kursi DPR-RI pada pemilu nanti,” harap Zainal.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Bengkulu yang telah meluangkan waktu di tengah kesibukannya untuk hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran kepala daerah menjadi energi tambahan bagi kader PKB dalam menjalankan roda organisasi.

Muscab serentak ini diikuti oleh seluruh pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB dari 10 kabupaten/kota di Bengkulu, dengan masing-masing mengirimkan 10 hingga 15 orang perwakilan, termasuk unsur Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC). Tingkat kehadiran yang tinggi ini menunjukkan antusiasme kader dalam memperkuat struktur dan konsolidasi partai.

Melalui Muscab ini, PKB Bengkulu diharapkan mampu memperkuat basis politiknya di daerah sekaligus menyiapkan strategi menghadapi agenda politik ke depan. Konsolidasi yang solid dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga eksistensi dan meningkatkan elektabilitas partai di tengah persaingan politik yang semakin kompetitif.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *