Setelah melalui tahapan proses seleksi yang ketat, akhirnya pada Minggu malam (4/8) dilaksanakan Grand Final Bujang Gadis Bengkulu tahun 2024 di halaman Balai Raya Semarak Bengkulu.

Gading Sanjaya, peserta dari Bengkulu Utara, dinobatkan sebagai Bujang Bengkulu 2024, sementara Aura Indah, peserta dari Kabupaten Rejang Lebong, berhasil menjadi Gadis Bengkulu 2024.
Mereka berhasil menyisihkan 14 pasangan atau 28 peserta lainnya dari total 30 peserta pada malam Grand Final Bujang Gadis Bengkulu 2024. Keduanya berhak menyandang gelar Bujang Gadis Bengkulu 2024 sekaligus menjadi duta pariwisata Provinsi Bengkulu.
Acara malam Final Bujang Gadis Bengkulu tahun 2024 ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, yang ditandai dengan penabuhan alat musik Dhol secara serentak bersama unsur Forkopimda dan tamu kehormatan.
Dalam sambutannya, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyampaikan ucapan selamat kepada peserta yang berhasil meraih juara Bujang Gadis Bengkulu tahun 2024.
Kepada peserta, Gubernur Rohidin mengingatkan bahwa mereka semua sesungguhnya sudah menjadi juara, karena menurutnya seorang juara itu tidaklah mesti seorang pemenang.
“Seorang juara itu tidak harus menjadi seorang pemenang,” kata Gubernur Rohidin.
Selain itu, Gubernur Rohidin berharap even Bujang Gadis Bengkulu ini dapat dijadikan momentum untuk mencetak generasi muda dengan masa depan yang siap untuk membangun daerah menjadi lebih baik lagi di masa yang akan datang.
“Ini menjadi momen yang sangat penting, karena pemuda selalu hadir tampil di depan dalam setiap momen bersejarah dengan semangat dan idealismenya,” sebut pemimpin Provinsi Bengkulu ini.
“Saya berharap even seperti ini terus ditingkatkan kualitas dan jumlahnya. Kalau bisa di tahun yang akan datang dapat dilaksanakan di lapangan terbuka atau di kawasan wisata, agar dapat ditonton oleh masyarakat luas secara terbuka,” ujarnya.
Dengan begitu, kata gubernur, hal itu dapat mengenalkan bagaimana harusnya menjadi generasi muda dengan menonjolkan bakat dan kemampuannya serta ajang untuk promosi wisata daerah.
Secara terpisah, Ketua GEKRAFS Bengkulu Ihsan Sobari yang berkesempatan hadir dalam acara tersebut, mengungkapkan apresiasi terhadap pelaksanaan pemilihan bujang gadis tahun 2024.
“Dengan adanya malam final bujang gadis tadi malam saya lihat ada yang berbeda dengan acara tahun sebelumnya. Acara tahun ini lebih terbuka, maksud nya terbuka adalah acara di tempat yang terbuka karena acara sebelumnya selalu di dalam ruangan. Fungsi nya d tempat terbuka agar masyarakat provinsi juga bisa merasakan langsung untuk melihat acara grand final tersebut”. ungkapnya
Lebih Lanjut Ihsan yang juga aktif di bidang politik itu menyarankan agar pemenang nantinya bisa menjadi tauladan bagi generasi muda lainnya untuk berprestasi dan mengenalkan kebudayaan maupun objek wisata di Bengkulu kancah nasional bahkan internasional.
“Mari tebarkan pesona Provinsi Bengkulu ke luar wilayah agar daerah kita mendapat kesan baik dan layak dikunjungi”. tukas Ihsan (rls)







