Bengkulu, GK – Pemerintah Provinsi Bengkulu menyiapkan langkah nyata untuk mendekatkan pelayanan pemerintahan hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Melalui Program Retret Merah Putih Bantu Desa dan Bantu Kelurahan Tahun 2027, pemerintah akan turun langsung ke tengah masyarakat, mendengar persoalan warga, sekaligus mencari solusi atas berbagai kebutuhan di daerah.
Pemantapan program tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin langsung Gubernur Bengkulu Helmi Hasan di Balai Raya Semarak, Kota Bengkulu, Rabu (4/11).
Rakor dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni dan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu secara langsung. Sementara itu, para kepala daerah atau perwakilan pemerintah kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu mengikuti rapat secara virtual melalui aplikasi Zoom.
Dalam arahannya, Gubernur Helmi Hasan menegaskan bahwa berbagai program Bantu Rakyat akan terus diperkuat dan dilaksanakan secara berkelanjutan, terutama pada 2027. Untuk itu, diperlukan kesamaan langkah, koordinasi, dan sinergi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten dan kota agar seluruh program pembangunan berjalan selaras serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Rapat ini kita laksanakan untuk menyelaraskan sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pemerintah kota. Kita ingin apa yang dilakukan oleh seluruh pemerintah daerah bisa sinkron, saling mendukung, dan benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat. Program-program Bantu Rakyat akan terus kita jalankan, khususnya pada tahun 2027,” ujar Helmi Hasan.
Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan bahwa Program Retret Merah Putih akan difokuskan pada pengabdian langsung kepada masyarakat di desa dan kelurahan. Melalui program ini, jajaran pemerintah akan tinggal dan mengabdi selama tiga hingga lima hari di desa atau kelurahan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat, mendengarkan aspirasi, mengidentifikasi persoalan, serta membantu mencari jalan keluar atas berbagai permasalahan yang dihadapi warga.
“Kita ingin pemerintah benar-benar hadir di tengah-tengah masyarakat. Melalui Program Retret Merah Putih ini, kita akan turun langsung ke desa dan kelurahan, mengabdi selama tiga sampai lima hari, melihat kondisi masyarakat, mendengarkan keluhan mereka, dan bersama-sama menyelesaikan persoalan yang ada. Jangan sampai pemerintah hanya hadir di balik meja, tetapi harus hadir dan memberikan solusi langsung kepada rakyat,” tegasnya.
Dalam rapat tersebut, seluruh kepala daerah maupun perwakilan pemerintah kabupaten dan kota yang mengikuti secara virtual menyampaikan dukungan dan kesiapan untuk bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam menyukseskan Program Retret Merah Putih Bantu Desa dan Bantu Kelurahan Tahun 2027.
Dukungan tersebut salah satunya disampaikan Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata. Ia menyatakan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara siap mengikuti arahan Gubernur Bengkulu dan berkomitmen mendukung pelaksanaan program tersebut secara sungguh-sungguh.
“Pada prinsipnya, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara siap mengikuti arahan dan petunjuk Bapak Gubernur Bengkulu. Kami siap bersinergi dan mendukung penuh pelaksanaan Program Retret Merah Putih Bantu Rakyat, Bantu Desa dan Bantu Kelurahan ini agar dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ungkap Arie.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan rapat koordinasi tersebut. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi sejak tahap perencanaan sangat penting untuk menyamakan persepsi, menyelaraskan program, serta menghindari tumpang tindih kegiatan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.
“Rapat koordinasi seperti ini sangat baik untuk dilaksanakan. Dengan adanya pertemuan dan komunikasi bersama, kita bisa menyamakan persepsi sehingga apa yang ingin dilakukan oleh pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi dapat berjalan sejalan dan sinkron. Kami sangat mengapresiasi langkah Gubernur Bengkulu dalam membangun sinergi ini,” tambahnya.
Melalui pemantapan program ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap seluruh pemerintah kabupaten dan kota memiliki komitmen yang sama untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat dengan masyarakat.
Program Retret Merah Putih Tahun 2027 diharapkan tidak hanya menjadi agenda pengabdian aparatur pemerintah, tetapi juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi kebutuhan riil masyarakat, mempercepat penanganan persoalan di desa dan kelurahan, serta memastikan program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat hingga ke pelosok Bengkulu.(Red)





