Kunker ke Badan Penghubung di Jakarta, DPRD Bengkulu Dorong Optimalisasi Aset Daerah untuk Tingkatkan PAD

Jakarta, GK – Upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor aset terus menjadi perhatian DPRD Provinsi Bengkulu. Untuk melihat secara langsung pengelolaan aset daerah yang berada di luar wilayah Bengkulu, sejumlah anggota DPRD Provinsi Bengkulu melakukan kunjungan kerja ke Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Bengkulu di DKI Jakarta, Kamis (18/6).

Kunjungan tersebut difokuskan pada evaluasi dan optimalisasi pemanfaatan aset daerah, khususnya Wisma Bengkulu atau Mess Pemda yang selama ini menjadi salah satu aset strategis milik Pemerintah Provinsi Bengkulu di ibu kota.

Bacaan Lainnya

Wisma Bengkulu dikenal luas tidak hanya oleh masyarakat Bengkulu yang berada di Jakarta, tetapi juga oleh berbagai kalangan yang membutuhkan fasilitas penginapan dan transit. Saat ini, pengelola Wisma Bengkulu bahkan telah menjalin kerja sama dengan sejumlah penyelenggara perjalanan ibadah umrah guna melayani jamaah yang transit di Jakarta sebelum berangkat ke Jeddah.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Sri Astuti, menilai keberadaan Wisma Bengkulu memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai sumber PAD. Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan harus menjadi prioritas agar aset daerah tersebut mampu bersaing dengan fasilitas penginapan lainnya.

“Kita minta Wisma Bengkulu bisa melayani tamu umrah dengan baik, tidak kalah dengan layanan hotel-hotel ternama. Pelayanan yang nyaman dan profesional tentu akan menjadi nilai tambah sekaligus meningkatkan daya tarik masyarakat untuk menginap di sini,” ujar Sri Astuti usai melakukan peninjauan.

Selain menyoroti kualitas pelayanan, DPRD juga memberikan apresiasi terhadap kontribusi PAD yang selama ini berhasil dihasilkan oleh Wisma Bengkulu.

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, Andy Suhary, mengatakan bahwa pengelolaan aset tersebut sudah berjalan cukup baik namun perlu terus ditingkatkan.

Menurutnya, perawatan aset harus menjadi perhatian utama agar nilai dan manfaat aset daerah dapat terus terjaga dalam jangka panjang. Ia juga mendorong adanya pengembangan fasilitas guna meningkatkan kapasitas dan kenyamanan pengunjung.

“Ini sudah cukup bagus dan layak. Tolong aset kita ini dijaga dengan baik. Bila perlu diperindah lagi dan jumlah kamar ditambah agar bisa menampung lebih banyak tamu,” kata Andy.

Sementara itu, Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Bengkulu yang diwakili Kasubag Tata Usaha, Inoki, menyambut positif kunjungan kerja anggota DPRD tersebut. Ia menilai perhatian dan dukungan legislatif menjadi motivasi bagi pengelola untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan pengelolaan aset daerah.

“Kami senang sekali dikunjungi pihak DPRD. Kehadiran mereka menjadi suntikan semangat bagi kami. Tentu kami berharap dukungan dari DPRD agar Wisma Bengkulu ke depan semakin baik, semakin representatif, dan mampu memberikan kontribusi PAD yang lebih besar bagi daerah,” ujar Inoki.

Melalui kunjungan ini, DPRD Provinsi Bengkulu berharap seluruh aset daerah yang berada di luar Bengkulu dapat dikelola secara optimal sehingga tidak hanya menjadi sarana pelayanan masyarakat, tetapi juga mampu menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan bagi pembangunan daerah.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *