Kabar duka: Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Anita Rosjonsyah Tutup Usia Setelah Jalani Perawatan Intensif

BENGKULU, GK – Kabar duka menyelimuti DPRD Provinsi Bengkulu. Anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari Fraksi PDI Perjuangan, Anita Andriani, S.Sos., M.Si., atau lebih dikenal dengan Anita Rosjonsyah, meninggal dunia pada Jumat (24/7) pagi setelah menjalani perawatan intensif.

Diketahui, istri mantan wakil gubernur Bengkulu itu telah berada dalam kondisi koma sejak 12 Juli 2026 dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. M. Yunus Bengkulu. Selama masa perawatan, keluarga terus mendampingi dan berharap kondisi kesehatannya dapat membaik.

Bacaan Lainnya

Kabar wafatnya Anita Rosjonsyah dibenarkan oleh keluarga dan rekan sesama anggota DPRD Provinsi Bengkulu. Kepergiannya menjadi kehilangan mendalam bagi keluarga, kolega, dan masyarakat Bengkulu.

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Bengkulu, Andy Suhary, yang juga merupakan koleganya di DPRD, membenarkan kabar tersebut saat dihubungi melalui sambungan telepon.

“Ya, Bu Ani meninggal dunia. Semoga almarhumah diterima di sisi-Nya,” ujar Andy Suhary.

Hal senada disampaikan Erni Nofita, adik ipar almarhumah yang juga anggota DPRD kota Bengkulu. Saat dihubungi, Erni mengaku sedang menuju RSUD dr. M. Yunus Bengkulu.

“Ya, Bu Anita meninggal. Ini kami sedang menuju ke Rumah Sakit M. Yunus. Untuk informasi mengenai kapan dimakamkan dan apakah jenazah akan dibawa ke Lebong atau tidak, saat ini belum ada keputusan,” kata Erni.

Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga masih berkoordinasi mengenai lokasi dan waktu pemakaman. Belum dipastikan apakah jenazah akan dimakamkan di Kota Bengkulu atau dibawa ke Kabupaten Lebong sebagai daerah asal keluarga.

Semasa menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari Fraksi PDI Perjuangan, Anita Rosjonsyah dikenal sebagai sosok yang aktif menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Ia kerap menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat serta terlibat dalam berbagai agenda kedewanan.

Kepergian Anita Rosjonsyah menjadi duka bagi keluarga besar DPRD Provinsi Bengkulu. Sejumlah anggota dewan, kerabat, sahabat, dan masyarakat mulai berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa serta memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah.

Pihak keluarga juga memohon doa dari masyarakat agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala khilafnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Informasi mengenai rumah duka dan jadwal pemakaman akan disampaikan setelah keputusan keluarga ditetapkan.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *