GK, Bengkulu – Info beredar bus milik perusahan PO. Putra Rafflesia ditepis oleh pemiliknya
Pasalnya, menurut Edy Suliawan pemilik PO. Putra Rafflesia bahwa bus yang masuk ke jurang di daerah tebing batu kecamatan lemong kabupaten pesisir barat pada Rabu (11/12) hingga terbakar serta menewaskan beberapa penumpang serta yang lain luka-luka bukan lagi milik PO. Putra Rafflesia.
“Kita ikut berbela sungkawa atas musibah yang terjadi. sebagai pengusaha tranportasi darat, siapapun yang mengalami kita pasti ikut bersedih. Namun perlu kami tegaskan bila kendaraan tersebut tidak lagi milik PO. Putra Rafflesia, Bus tersebut juga tidak lagi melayani penumpang reguler atas nama PO. Putra Rafflesia melainkan menurut keterangan pembeli akan disewakan untuk kegiatan pertambangan di kota lahat,” kata Edi pada kamis sore (12/12) melalui pesan WhatsApp
Ia menambahkan bila mobil tersebut bukan lagi milik PO. Putra Rafflesia
“Mobil tersebut telah sah kami jual kepada pemiliknya yakni orang jakarta, baik di dinding maupun di kaca mobil sudah tidak lagi tertulis PO. Putra Rafflesia, dan rencananya mobil ini tujuannya ke jakarta dan terlebih dahulu diterima oleh pembelinya. Dan mobil tersebut kami kosongkan untuk penumpang. Dari pol Bengkulu tujuan Jakarta seharusnya kosong,” tegas Edi. (Nasti)





