Bupati Rifai: Pajak Harus Dorong Pembangunan, Bukan Bebani Usaha

Bengkulu Selatan, GK – Bupati Bengkulu Selatan, H. Rifai Tajudin bersama Wakil Bupati, Yevri Sudianto, menghadiri kegiatan Pembahasan Target Pajak Barang dan Jasa Tertentu yang digelar di Aula Cascading Rumah Dinas Bupati, Jum’at (31/10/2025).

Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur Forkopimda dan pelaku usaha sebagai bentuk sinergi dalam mengoptimalkan pendapatan daerah.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Bupati H. Rifai Tajudin menegaskan bahwa pembahasan pajak ini merupakan langkah penting untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah, namun tetap memperhatikan keberlangsungan dunia usaha.

Ia menekankan, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan tidak ingin kebijakan pajak menjadi beban yang menghambat pertumbuhan ekonomi.

“Kita bersama-sama membahas pajak ini untuk membangun Bengkulu Selatan. Pajak adalah sumber utama pembangunan, tetapi yang perlu digarisbawahi, kami tidak akan memberatkan para pelaku usaha,” ujar Bupati Rifai.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya pendapatan pajak, tetapi juga oleh keseimbangan antara kebijakan fiskal dan iklim investasi yang sehat.

Oleh karena itu, Pemkab Bengkulu Selatan berkomitmen untuk menyusun regulasi pajak yang adil, transparan, dan mendukung pertumbuhan sektor produktif seperti pariwisata, kuliner, serta industri kreatif.

Wakil Bupati Bengkulu Selatan, Yevri Sudianto, dalam kesempatan yang sama menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi ajang penting untuk mengevaluasi capaian pendapatan asli daerah (PAD) sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi.

“Tujuan dari kegiatan hari ini adalah untuk mengevaluasi pendapatan daerah agar ke depan lebih optimal dan terarah,” jelasnya.

Yevri juga mengapresiasi partisipasi para pelaku usaha yang hadir, karena menurutnya, dunia usaha memiliki peran besar dalam menopang ekonomi lokal dan menciptakan lapangan kerja.

Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus berupaya memberikan kemudahan dalam pengurusan pajak dan meningkatkan pelayanan publik agar tercipta hubungan yang saling menguntungkan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kasdim 0408 Manna Kaur, perwakilan Kejaksaan Negeri Bengkulu Selatan, Kepala Bapenda, Kasatpol PP dan Damkar, Kepala Dinas PMD, serta pelaku usaha dari sektor restoran, hotel, dan karaoke.

Melalui pembahasan ini, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan berharap dapat menyusun kebijakan pajak yang realistis, berkeadilan, dan berpihak kepada masyarakat.

Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan pelaku usaha, Bupati Rifai yakin pembangunan daerah dapat terus berjalan tanpa mengorbankan kesejahteraan rakyat dan keberlangsungan dunia usaha.(Rls)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *