BPS Bengkulu Catat Aktivitas Transportasi Meningkat di Awal Tahun 2026

Ir. Win Rizal - Kepala BPS provinsi Bengkulu

Bengkulu, GK – Aktivitas transportasi di Provinsi Bengkulu pada awal tahun 2026 menunjukkan dinamika yang beragam. Data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik Provinsi Bengkulu mencatat adanya peningkatan signifikan pada sektor angkutan laut, sementara sektor angkutan udara justru mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.

Berdasarkan Berita Resmi Statistik No. 20/03/17/Th. XXVIII yang dirilis pada 2 Maret 2026, jumlah lalu lintas angkutan laut di Bengkulu selama Januari 2026 tercatat sebanyak 87 kapal. Angka ini meningkat 29,85 persen dibandingkan Desember 2025 yang tercatat sebanyak 67 kapal.

Bacaan Lainnya

Kenaikan lebih tajam terlihat pada jumlah penumpang angkutan laut. Sepanjang Januari 2026, jumlah penumpang mencapai 2.201 orang atau naik 77,93 persen dibandingkan Desember 2025 yang sebanyak 1.237 penumpang. Lonjakan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat melalui jalur laut di awal tahun.

Meski demikian, aktivitas bongkar muat barang melalui Pelabuhan Pulau Baai mengalami penurunan cukup signifikan. Pada Januari 2026, volume barang tercatat sebesar 181.162 ton, turun 39,47 persen dibandingkan Desember 2025 yang mencapai 299.289 ton. Penurunan ini mengindikasikan adanya perlambatan distribusi barang melalui jalur laut pada awal tahun.

Sementara itu, di sektor angkutan udara, jumlah penerbangan melalui Bandara Fatmawati Soekarno pada Januari 2026 tercatat sebanyak 416 penerbangan. Jumlah tersebut turun 13,33 persen dibandingkan Desember 2025 yang mencapai 480 penerbangan.

Penurunan juga terjadi pada jumlah penumpang angkutan udara. Pada Januari 2026, jumlah penumpang tercatat sebanyak 47.950 orang, berkurang 11,80 persen dibandingkan Desember 2025 yang mencapai 54.367 orang.

Volume barang yang diangkut melalui jalur udara turut mengalami penurunan sebesar 12,27 persen, dari 110,82 ton pada Desember 2025 menjadi 97,22 ton pada Januari 2026.

Secara umum, data ini menunjukkan adanya pergeseran aktivitas transportasi di Bengkulu pada awal tahun 2026. Peningkatan signifikan pada sektor angkutan laut, khususnya jumlah penumpang, menjadi indikasi meningkatnya mobilitas masyarakat melalui jalur laut. Di sisi lain, sektor angkutan udara mengalami koreksi setelah periode akhir tahun yang biasanya diwarnai lonjakan aktivitas perjalanan dan distribusi barang.

BPS Provinsi Bengkulu menyebutkan bahwa dinamika ini merupakan bagian dari pola musiman yang kerap terjadi setiap awal tahun, di mana aktivitas transportasi menyesuaikan dengan kebutuhan dan pergerakan masyarakat.(Rls)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *