Gubernur Helmi Hasan Siap Hadiri Kongres Gekrafs, Tegaskan Dukungan Penuh bagi Perkembangan Ekonomi Kreatif di Bengkulu

Bengkulu, GK – Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan, S.E, menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemajuan sektor ekonomi kreatif di Provinsi Bengkulu. Hal ini disampaikannya saat menerima audiensi sejumlah pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Bengkulu di ruang kerja gubernur, Selasa pagi (15/7).

Meski pertemuan berlangsung singkat, arah pembicaraan berjalan serius dan strategis. Gubernur Helmi Hasan menegaskan bahwa ekonomi kreatif merupakan sektor yang perlu mendapatkan perhatian serius di era digital saat ini, seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi. Menurutnya, sektor ini dapat menjadi lokomotif baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bumi Merah Putih.

Bacaan Lainnya

Ketua Gekrafs DPW Bengkulu, Ihsan Sobari, S.E, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya kepada gubernur yang dianggap konsisten memberikan dukungan terhadap para pelaku ekonomi kreatif. Ihsan menilai bahwa Helmi Hasan memiliki gaya komunikasi yang terbuka dan efektif di era teknologi 5.0, di mana sekat antara pemimpin dan masyarakat kian menipis.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian Pak Gubernur terhadap perkembangan ekonomi kreatif di Bengkulu. Kami juga melihat langsung dukungan beliau saat Festival Tabot kemarin, di mana pelaku UMKM dan kreator lokal diberikan ruang untuk tampil secara gratis. Tenant-tenant kreatif saat itu juga difasilitasi, ini langkah konkret yang sangat berdampak bagi pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di daerah,” ungkap Ihsan.

Dalam audiensi tersebut, Ihsan juga melaporkan rencana Kongres Gekrafs yang akan diselenggarakan pada 18-20 Juli 2025 di Jakarta. Acara berskala nasional ini dijadwalkan akan dihadiri Presiden Republik Indonesia, sejumlah menteri terkait, hingga pengusaha papan atas dari berbagai sektor industri kreatif tanah air. DPW Gekrafs Bengkulu berharap gubernur dapat hadir secara langsung sebagai bentuk dukungan sekaligus memperkuat jejaring ekonomi kreatif Bengkulu di level nasional.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Helmi Hasan menyatakan kesiapan dirinya untuk hadir dalam kongres tersebut. Menurutnya, kehadiran dalam forum besar seperti itu penting untuk membuka akses yang lebih luas bagi para pelaku ekonomi kreatif Bengkulu.

“Insya Allah saya siap hadir bersama rekan-rekan semua di kongres nanti. Tapi lebih dari itu, yang paling penting adalah bagaimana kita serius menata ekosistem ekonomi kreatif di Bengkulu. Harus mulai kita data siapa saja pelaku ekonomi kreatif di daerah ini. Dengan data itu, kita bisa mulai membuka ruang-ruang bagi mereka untuk tumbuh, misalnya di kawasan Smart City, Masjid Jamik, atau tempat-tempat strategis lainnya. Semakin banyak ruang untuk mereka, semakin hidup ekonomi kita,” tegas gubernur.

Gubernur Helmi Hasan juga mengingatkan pentingnya pengendalian harga dalam produk-produk kreatif daerah. Menurutnya, citra daerah bisa rusak jika pelaku usaha tidak konsisten menjaga standar harga yang wajar.

“Jangan sampai orang yang awalnya tertarik datang ke Bengkulu setelah melihat postingan di media sosial, justru kecewa karena harga produk kita tidak masuk akal. Ini bisa membuat wisatawan atau pembeli jera dan enggan kembali. Pengawasan soal harga ini penting agar sektor kita tumbuh sehat dan berkelanjutan,” pesannya.

Dalam audiensi tersebut, turut hadir Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Provinsi Bengkulu serta Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu. Kehadiran dua pejabat ini diharapkan dapat memperkuat sinergi lintas sektor dalam pengembangan ekonomi kreatif di provinsi tersebut.

Ihsan Sobari menambahkan bahwa pihaknya siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengembangkan sektor ini. Menurutnya, ekonomi kreatif tidak hanya menciptakan lapangan kerja baru, tetapi juga membangun identitas daerah melalui karya-karya kreatif anak muda Bengkulu.

Dengan dukungan penuh pemerintah provinsi, Gekrafs DPW Bengkulu optimistis sektor ekonomi kreatif di Bumi Merah Putih akan semakin berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Sebagai informasi, Gekrafs merupakan organisasi yang menaungi pelaku ekonomi kreatif di seluruh Indonesia, dengan fokus membangun jaringan, memfasilitasi pengembangan kapasitas, dan memperjuangkan kepentingan industri kreatif di tanah air.

Dukungan Gubernur Helmi Hasan dalam kongres mendatang diharapkan menjadi momentum baru dalam penguatan ekonomi kreatif di Bengkulu.(Nasti)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *