Cegah Dampak Kebakaran Meluas, Fraksi PKS DPRD Kota Dorong Pengadaan Satu Rumah Satu APAR

Andi Saputra - Anggota DPRD kota Bengkulu

Kota Bengkulu, GK — Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Bengkulu mendorong pemerintah daerah memperkuat upaya pencegahan kebakaran di tengah meningkatnya potensi kebakaran pada musim kemarau.

Salah satu langkah yang diusulkan adalah pengadaan alat pemadam api ringan (APAR) dengan konsep satu rumah satu APAR, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk.

Bacaan Lainnya

Dorongan tersebut disampaikan Ketua DPD PKS Kota Bengkulu yang juga anggota Fraksi PKS DPRD Kota Bengkulu, Andi Saputra, saat mengunjungi warga korban kebakaran di kawasan Pengantungan, Kota Bengkulu, Minggu pagi (16/8).

Kunjungan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Rahmad Widodo, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bengkulu Pudi Hartono, serta anggota DPRD Kota Bengkulu Irman Sawiran.

Dalam kunjungan itu, jajaran PKS tidak hanya menyerahkan bantuan kepada warga terdampak, tetapi juga melihat langsung kondisi permukiman yang dinilai membutuhkan perhatian serius dari sisi mitigasi bencana kebakaran.

Andi Saputra mengatakan, keberadaan APAR di setiap rumah dapat menjadi langkah pertolongan pertama ketika terjadi percikan api. Dengan penanganan sejak dini, api diharapkan tidak cepat membesar dan meluas ke rumah-rumah di sekitarnya.

“Kami sudah membicarakan dengan kawan-kawan fraksi mengenai support bantuan APAR. Mudah-mudahan tahun ini bisa diwujudkan. Paling tidak satu rumah satu APAR atau untuk wilayah yang berdekatan minimal tersedia satu APAR,” kata Andi.

Menurutnya, kebutuhan APAR menjadi semakin penting untuk kawasan padat penduduk. Sebab, kondisi permukiman yang rapat membuat api berpotensi dengan cepat merambat apabila tidak segera ditangani.

Selain pengadaan APAR, Fraksi PKS juga menilai perlu adanya penguatan fasilitas pemadam kebakaran, terutama peralatan yang mampu menjangkau gang-gang sempit dan kawasan yang tidak dapat dilalui kendaraan pemadam.

“Kalau proses pemadaman, sejauh ini sudah cukup. Tetapi alatnya perlu ditambah, seperti selang. Wilayah padat penduduk yang tidak bisa dijangkau mobil pemadam, minimal selangnya bisa sampai ke wilayah tersebut,” ujarnya.

Andi juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Ia meminta warga menghindari aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran serta memperhatikan kondisi jaringan listrik di rumah masing-masing.

“Api itu sahabat kita. Tetapi ketika kita ceroboh dan tidak waspada, bisa menyebabkan musibah yang luar biasa. Wilayah kita adalah waspada dan hati-hati,” tegasnya.

Ia berharap usulan pengadaan APAR tersebut dapat dibahas lebih lanjut bersama pemerintah daerah dan direalisasikan sebagai bagian dari program mitigasi kebakaran di Kota Bengkulu.

Langkah tersebut dinilai penting agar masyarakat memiliki kemampuan melakukan penanganan awal sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

“Harapan kami, dengan adanya APAR di rumah-rumah, ketika ada percikan api masyarakat bisa melakukan pertolongan pertama. Jangan sampai api kecil menjadi kebakaran besar,” pungkas Andi.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *