Legislator Edi Hariyanto Serap Keluhan Warga Desa Kandang, Minta Persoalan PBB dan BPJS Segera Dibenahi

Edi Hariyanto

Kota Bengkulu, GK – Wakil Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Bengkulu dari partai Perindo, Edi Hariyanto, S.P, M.M, menggelar reses Masa Sidang II Tahun 2026 di Kelurahan Desa Kandang, Kecamatan Kampung Melayu. Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban itu menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah, mulai dari pendidikan, pelayanan kesehatan, infrastruktur, hingga kebijakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Sejak awal dialog, warga silih berganti menyampaikan keluhan dan harapan agar pemerintah lebih hadir dalam menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi. Salah satu aspirasi yang mencuat adalah usulan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai solusi bagi masyarakat kurang mampu agar anak-anak tetap memperoleh akses pendidikan yang layak.

Bacaan Lainnya

Tak hanya itu, persoalan PBB menjadi topik yang paling banyak disampaikan warga. Mereka mengaku masih banyak tunggakan pajak karena besaran PBB dinilai cukup membebani ekonomi masyarakat. Warga berharap Pemerintah Kota Bengkulu dapat memberikan kebijakan pemutihan tunggakan maupun penghapusan denda PBB.

Menurut warga, langkah tersebut tidak hanya membantu masyarakat menyelesaikan kewajibannya, tetapi juga berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) karena tingkat kepatuhan wajib pajak akan semakin tinggi.

Di sektor kesehatan, pelayanan BPJS juga menjadi sorotan. Warga mengeluhkan kondisi rumah sakit yang hampir selalu penuh sehingga pasien harus menunggu lama untuk mendapatkan ruang perawatan.

“Kalau rumah sakit penuh terus, masyarakat jadi bingung harus berobat ke mana. Kami berharap pemerintah mencari solusi agar pelayanan kesehatan lebih maksimal,” ungkap salah seorang peserta reses.

Persoalan infrastruktur pun tak luput dari perhatian. Warga RT 47 meminta pembangunan jalan hotmix karena kondisi jalan yang rusak menghambat aktivitas sehari-hari. Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pembangunan dan normalisasi drainase lingkungan untuk mengatasi genangan air yang kerap terjadi saat musim hujan.

Keluhan lainnya datang dari warga sekitar masjid yang meminta pemasangan lampu penerangan jalan. Minimnya penerangan di kawasan tersebut dinilai menjadi salah satu penyebab maraknya aksi pencurian sepeda motor yang meresahkan masyarakat.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Edi Hariyanto menegaskan bahwa seluruh usulan warga akan menjadi prioritas perjuangannya di DPRD Kota Bengkulu.

“Reses bukan sekadar mendengar keluhan masyarakat, tetapi menjadi amanah yang harus kami perjuangkan. Setiap aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami bawa ke meja pembahasan bersama pemerintah daerah agar tidak berhenti hanya sebagai catatan, tetapi menjadi program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Edi Hariyanto.

Ia juga menilai persoalan PBB, pelayanan kesehatan, hingga infrastruktur harus ditangani secara serius karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

“Kalau masyarakat diberi kemudahan membayar PBB, pelayanan kesehatan diperbaiki, jalan dan drainase dibangun, maka dampaknya akan langsung dirasakan warga. Tugas kami di DPRD adalah mengawal agar kebijakan pemerintah benar-benar berpihak kepada masyarakat,” ujarnya.

Edi menambahkan, hasil reses akan dihimpun sebagai pokok-pokok pikiran DPRD dan diperjuangkan dalam pembahasan bersama Pemerintah Kota Bengkulu sesuai skala prioritas pembangunan.

Ia berharap sinergi antara legislatif dan eksekutif dapat mempercepat realisasi berbagai kebutuhan masyarakat, sehingga pembangunan tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan warga Kota Bengkulu.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *