Rahmad Widodo Tegaskan Aspirasi Warga Tak Boleh Mandek, Infrastruktur dan Air Bersih Jadi Prioritas

Kota Bengkulu, GK – Wakil Ketua I DPRD Kota Bengkulu, Rahmad Widodo, S.Hut., menegaskan komitmennya untuk terus mengawal seluruh aspirasi masyarakat yang belum terealisasi agar dapat diwujudkan melalui proses penganggaran dan pembangunan pemerintah daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Rahmad saat melaksanakan kegiatan reses Masa Sidang II Tahun 2026 di kediaman salah seorang warga di Kelurahan Sawah Lebar, Minggu (2/8). Kegiatan reses tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu sebagai bentuk sinergi antara legislatif dan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti berbagai kebutuhan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatannya, Mas Wid sapaan akrabnya menjelaskan bahwa reses pada masa sidang kedua lebih difokuskan pada fungsi pengawasan terhadap realisasi program yang sebelumnya telah diusulkan masyarakat. Berbeda dengan reses pertama yang berorientasi pada penjaringan aspirasi dan reses ketiga yang menjadi momentum evaluasi.

“Alhamdulillah hari ini kita kembali bertemu dengan masyarakat Kelurahan Sawah Lebar. Sesuai mekanisme, reses kedua ini lebih kepada pengawasan terhadap usulan yang telah disampaikan sebelumnya. Namun, seperti biasa masyarakat juga tetap menyampaikan berbagai aspirasi baru yang menjadi kebutuhan mereka,” ujar Rahmad.

Sejumlah persoalan yang mengemuka dalam dialog bersama warga didominasi usulan pembangunan infrastruktur, mulai dari perbaikan jalan lingkungan, pelebaran jalan poros, hingga pembangunan drainase di beberapa titik yang dinilai mendesak untuk mengatasi genangan air.

Rahmad mengatakan sebagian usulan telah masuk dalam program pemerintah. Salah satunya perbaikan Jalan Merawan III yang telah dianggarkan dan mulai direalisasikan.

Sementara itu, kondisi Jalan Merawan VII bagian bawah kembali menjadi perhatian karena mengalami kerusakan akibat kondisi tanah yang labil.

“Perbaikan jalan harus disesuaikan dengan kondisi kontur tanah agar hasilnya lebih maksimal dan tidak cepat rusak. Ini akan kita koordinasikan kembali agar kualitas pembangunannya lebih baik,” katanya.

Selain infrastruktur, pelayanan air bersih dari Perumda Tirta Hidayah juga menjadi keluhan utama warga. Masyarakat mengaku masih sering mengalami gangguan distribusi air yang berdampak pada aktivitas sehari-hari terkhusus pada saat musim kemarau ini.

Menurut Rahmad, persoalan tersebut kerap disampaikan masyarakat dan menjadi perhatian DPRD Kota Bengkulu. Ia berharap manajemen Perumda dapat segera melakukan pembenahan sehingga pelayanan air bersih sebagai kebutuhan dasar masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

“Kita sering menerima laporan terkait pelayanan air bersih yang masih mengalami gangguan. Mudah-mudahan ini bisa segera disikapi secara maksimal oleh manajemen Perumda sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

Rahmad menambahkan, seluruh aspirasi yang belum dapat direalisasikan pada tahun berjalan akan tetap diperjuangkan melalui pembahasan APBD Perubahan maupun APBD tahun berikutnya. Ia memastikan setiap usulan warga akan terus dikawal hingga memperoleh solusi yang nyata demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan di Kota Bengkulu.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *