Asman Jaring Aspirasi Warga Dapil

Kota Bengkulu, GK – Anggota DPRD Kota Bengkulu Fraksi Partai Demokrat, Asman, S.AP., kembali menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses masa sidang II yang digelar di kediamannya, Minggu (2/8). Reses tersebut dihadiri warga dari daerah pemilihannya yang memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan di lingkungan masing-masing.

Dalam dialog bersama warga, persoalan infrastruktur masih menjadi aspirasi yang paling dominan. Masyarakat mengusulkan peningkatan jalan lingkungan, pembangunan drainase, hingga penambahan lampu penerangan jalan di sejumlah titik yang dinilai masih minim fasilitas.

Bacaan Lainnya

Asman mengatakan, usulan terkait pembangunan jalan lingkungan kembali mencuat, khususnya dari warga RT 28 yang sebelumnya juga telah menyampaikan aspirasi serupa pada reses pertama.

“Pada reses yang kedua ini, masyarakat masih banyak mengajukan persoalan infrastruktur, terutama jalan lingkungan dan drainase. Khusus di RT 28, mereka kembali menyampaikan permintaan pembangunan jalan baru. Sebenarnya usulan itu sudah kami masukkan pada reses pertama, tetapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut dari pihak terkait,” ujar Asman.

Ia berharap aspirasi tersebut dapat kembali diusulkan sehingga menjadi perhatian pemerintah daerah dan dapat direalisasikan dalam program pembangunan berikutnya.

Selain jalan lingkungan, warga juga menyoroti kebutuhan penerangan jalan umum (PJU). Menurut Asman, meski pembangunan lampu jalan di Kota Bengkulu terus mengalami kemajuan, masih terdapat sejumlah kawasan yang belum mendapatkan fasilitas penerangan yang memadai.

“Alhamdulillah sekarang lampu jalan di Kota Bengkulu sudah banyak mengalami perkembangan. Namun masih ada beberapa titik yang belum terjangkau. Mudah-mudahan usulan masyarakat ini menjadi pengingat bagi pihak terkait agar titik-titik yang belum mendapatkan lampu jalan bisa segera dipenuhi,” katanya.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian warga berada di kawasan Heromamur, terutama di sekitar RT 41 hingga RT 50 yang dinilai masih membutuhkan tambahan penerangan jalan.

Asman menjelaskan, terdapat pula usulan terkait pemasangan lampu jalan di kawasan tanggul Heromamur. Namun hingga kini realisasinya masih terkendala jaringan listrik dari PLN yang belum tersedia di lokasi tersebut.

“Khusus di kawasan tanggul memang belum bisa direalisasikan karena jaringan PLN belum masuk. Tetapi kami tetap mencatat aspirasi masyarakat dan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar persoalan ini bisa dicarikan solusi,” jelasnya.

Ia menegaskan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan diperjuangkan melalui DPRD Kota Bengkulu sesuai mekanisme yang berlaku. Menurutnya, reses merupakan sarana penting bagi anggota dewan untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat dihimpun dan diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan daerah.

‎”Asa kami, seluruh usulan yang menjadi prioritas masyarakat bisa diakomodasi sehingga manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh warga di daerah pemilihan,” tutup Asman.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *