DPW Perempuan Bangsa Bengkulu Matangkan 8 Program Strategis

BENGKULU, GK – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa Provinsi Bengkulu mematangkan delapan program kerja strategis yang akan menjadi fokus organisasi sepanjang tahun 2026. Program tersebut dirancang untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus meningkatkan kontribusi organisasi dalam bidang sosial, ekonomi, pendidikan politik, dan advokasi perempuan.

Ketua DPW Perempuan Bangsa Provinsi Bengkulu, Ita Yunita, mengatakan bahwa penguatan struktur organisasi menjadi langkah awal yang harus dituntaskan sebelum menjalankan berbagai program eksternal yang menyentuh masyarakat secara langsung.

Bacaan Lainnya

Menurut Ita, pihaknya akan memprioritaskan pembentukan dan pelengkapan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di kabupaten yang belum terbentuk, sekaligus memperkuat kaderisasi hingga tingkat ranting.

“Fokus awal kami adalah melengkapi dan membentuk kepengurusan DPC Perempuan Bangsa di kabupaten yang belum terbentuk, termasuk melahirkan kader perempuan yang ideologis dan kompeten hingga tingkat ranting,” ujarnya.

Selain memperkuat organisasi, DPW Perempuan Bangsa Bengkulu juga menyiapkan berbagai kegiatan sosial yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan. Program tersebut meliputi senam bersama sebagai kampanye hidup sehat, donor darah yang digelar setiap dua bulan sekali, serta khitanan massal gratis yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera dan yatim piatu.

Di bidang politik, organisasi sayap perempuan ini juga akan menggelar seminar pendidikan politik guna meningkatkan kapasitas dan kualitas kader perempuan. Melalui program tersebut, Perempuan Bangsa berharap dapat mencetak kader yang memiliki integritas, loyalitas, dan pemahaman yang baik mengenai peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah maupun nasional.

Berdasarkan program kerja yang telah disusun, terdapat sejumlah klaster kegiatan yang menjadi prioritas pada tahun 2026. Salah satunya adalah penguatan kerja sama dengan media dan insan pers melalui kemitraan strategis yang bertujuan memperluas jaringan informasi serta meningkatkan akuntabilitas publik organisasi.

Perempuan Bangsa Bengkulu juga akan mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan melalui penguatan sektor UMKM dan ekonomi kreatif. Selain itu, organisasi akan melakukan kunjungan dan kolaborasi dengan lembaga sosial, termasuk yayasan yang bergerak dalam pendampingan penyandang disabilitas.

Pada sektor advokasi, DPW Perempuan Bangsa Bengkulu berkomitmen mengawal berbagai isu yang berkaitan dengan hak-hak perempuan dan anak. Fokus perhatian diarahkan pada pemenuhan hak dasar, jaminan kesehatan reproduksi, serta upaya penghapusan segala bentuk kekerasan dan diskriminasi sosial.

Ita Yunita menegaskan, melalui delapan program strategis tersebut, Perempuan Bangsa Bengkulu ingin hadir sebagai organisasi yang tidak hanya aktif dalam kegiatan politik, tetapi juga mampu menjadi mitra pemerintah dan masyarakat dalam memperjuangkan kesejahteraan sosial serta kesetaraan gender.

“Kami ingin Perempuan Bangsa menjadi organisasi yang benar-benar hadir di tengah masyarakat, memberikan manfaat nyata, sekaligus menjadi wadah lahirnya perempuan-perempuan tangguh yang mampu berkontribusi bagi pembangunan Bengkulu,” tutupnya.(Rls)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *