Legislator PKS Dorong Ketahanan Pangan Dimulai dari Pekarangan Rumah

Oplus_16908288

KOTA BENGKULU, GK – Anggota Komisi III DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi PKS, Andi Saputra, S.Pd.I., mengajak masyarakat membangun ketahanan pangan keluarga dengan memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif.

Menurutnya, langkah sederhana tersebut dapat menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pangan dari luar sekaligus membantu menekan pengeluaran rumah tangga.

Bacaan Lainnya

Andi mengatakan, ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga dapat dimulai dari setiap keluarga. Melalui pemanfaatan lahan yang tersedia di sekitar rumah, masyarakat dapat memenuhi sebagian kebutuhan pangan sehari-hari secara mandiri.

“Kita tidak bisa terus-menerus bergantung pada pasokan dari luar atau menunggu bantuan. Kuncinya ada di pekarangan rumah masing-masing. Sejengkal tanah yang dimanfaatkan dengan baik dapat menghasilkan sayuran dan membantu memenuhi kebutuhan dapur keluarga,” ujar Andi.

Ia mendorong Pemerintah Kota Bengkulu agar memberikan dukungan nyata kepada masyarakat melalui program pemanfaatan pekarangan. Bentuk dukungan tersebut, kata dia, dapat berupa bantuan bibit tanaman, polibag, pupuk, hingga pendampingan bagi warga yang ingin mengembangkan budidaya tanaman pangan maupun peternakan ayam petelur skala rumah tangga.

Menurut Andi, konsep tersebut tidak hanya mampu meningkatkan ketersediaan pangan keluarga, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi. Dengan menanam cabai, sayuran, atau memelihara ayam petelur, masyarakat dapat mengurangi belanja kebutuhan pokok sekaligus memperoleh tambahan penghasilan apabila hasil panen atau produksi berlebih.

“Ini bukan hanya soal menghemat pengeluaran, tetapi juga membangun kemandirian pangan keluarga. Jika semakin banyak rumah tangga yang memiliki kebun dan peternakan kecil di pekarangannya, maka ketahanan pangan daerah juga akan semakin kuat,” katanya.

Sebagai anggota Komisi III DPRD Kota Bengkulu, Andi menegaskan pihaknya akan terus mengawal kebijakan yang mendukung penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di tingkat masyarakat. Ia berharap dinas terkait dapat menyusun program yang menyentuh langsung kebutuhan warga, khususnya keluarga berpenghasilan rendah.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ketahanan pangan berbasis rumah tangga. Selain meningkatkan ketersediaan pangan, program tersebut juga dapat mendorong masyarakat lebih produktif dalam memanfaatkan lahan yang selama ini belum tergarap secara optimal.

Andi berharap gerakan memanfaatkan pekarangan rumah dapat menjadi budaya baru di Kota Bengkulu. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga lebih siap menghadapi berbagai tantangan, termasuk fluktuasi harga bahan pokok dan potensi krisis pangan di masa mendatang.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *