Reses Evi Hasna, Legislator Janji Perjuangkan Perbaikan Jalan Pulai Baai Bertahap

Oplus_16908288

Kota Bengkulu, GK – Kondisi jalan lingkungan yang rusak berat di kawasan menuju Pulau Baai menjadi keluhan dominan dalam Reses Perdana Masa Sidang I Tahun 2026 yang dilaksanakan Anggota DPRD Kota Bengkulu, Evi Hasna, Selasa (17/2/2026).

Reses yang digelar di Kecamatan Kampung Melayu itu dihadiri warga yang menyampaikan berbagai persoalan, terutama terkait infrastruktur dasar yang dinilai belum mendapat perhatian maksimal. Jalan berlubang, genangan air saat hujan, hingga minimnya penerangan menjadi keluhan yang paling banyak disuarakan.

Bacaan Lainnya

Warga berharap perwakilan mereka di Dapil III dapat mendorong percepatan perbaikan jalan yang dinilai sudah sangat mendesak. Selain itu, penambahan lampu penerangan jalan umum (PJU) juga diminta untuk meningkatkan keamanan, terutama pada malam hari.

Menanggapi aspirasi tersebut, Evi Hasna menegaskan komitmennya untuk membawa seluruh usulan warga ke forum pembahasan anggaran di DPRD. Namun ia juga mengingatkan bahwa kondisi fiskal Pemerintah Kota Bengkulu saat ini masih terbatas.

“Semua aspirasi ini akan kami kawal. Tetapi memang harus kita pahami bersama, kemampuan anggaran daerah belum sepenuhnya mencukupi untuk mengakomodir semuanya sekaligus. Perbaikan akan dilakukan bertahap sesuai skala prioritas,” jelasnya.

Sebagai langkah awal di tahun 2026, Evi menyampaikan bahwa dirinya memprioritaskan perbaikan sarana ibadah di wilayah Kampung Melayu agar dapat direalisasikan tahun ini. Menurutnya, fasilitas ibadah juga menjadi kebutuhan penting masyarakat.

Tak hanya fokus pada program pemerintah, Evi juga menunjukkan kepedulian melalui langkah konkret. Ia menyatakan siap membantu pengadaan keranda untuk kebutuhan masjid setempat serta memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi tingkat nasional dari Kecamatan Kampung Melayu.

“Kalau ada anak-anak kita yang berhasil juara nasional, segera sampaikan. Kami akan berikan reward sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan,” ujarnya.

Melalui reses ini, berbagai persoalan yang disampaikan warga telah dihimpun secara resmi dan akan diperjuangkan dalam pembahasan anggaran mendatang, dengan harapan perbaikan infrastruktur dan peningkatan fasilitas umum dapat segera terealisasi demi kenyamanan masyarakat Kampung Melayu.(Nasti)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *