Reputasi Global UNIB Meningkat, 4.813 Calon Mahasiswa Asing Berebut 50 Kuota

Rektor Universitas Bengkulu (UNIB), Dr. Indra Cahyadinata, S.P., M.Si.,

BENGKULU, GK – Reputasi Universitas Bengkulu (UNIB) di tingkat internasional terus menunjukkan tren positif. Hal itu tercermin dari tingginya minat calon mahasiswa asing yang ingin melanjutkan pendidikan di kampus tersebut. Pada Program Penerimaan Mahasiswa Asing Tahun 2026, tercatat sebanyak 4.813 pendaftar dari lebih dari 60 negara mengikuti proses seleksi untuk memperebutkan 50 kuota yang disediakan.

Negara asal para pendaftar berasal dari berbagai kawasan dunia, di antaranya Pakistan, Bangladesh, Nigeria, Malaysia, Thailand, Sudan, hingga Timor Leste. Tingginya animo tersebut menjadi indikator meningkatnya pengakuan dunia terhadap kualitas pendidikan, reputasi akademik, serta jaringan kerja sama internasional yang terus dikembangkan Universitas Bengkulu.

Bacaan Lainnya

Wakil Rektor I Bidang Akademik UNIB, Prof. Dr. Kamaludin, S.E., M.M., mengatakan jumlah pendaftar yang masuk ke sistem jauh melampaui target yang diperkirakan panitia.

“Hingga masa pendaftaran ditutup pada 10 Juli 2026, sebanyak 4.813 calon mahasiswa asing telah menunjukkan minat untuk kuliah di UNIB. Ini menjadi bukti bahwa reputasi akademik Universitas Bengkulu semakin dikenal di tingkat global,” ujarnya, Sabtu (11/7/2026).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.367 peserta telah menyelesaikan seluruh proses pendaftaran dengan mengunggah dokumen dan melakukan submit aplikasi. Mereka selanjutnya akan mengikuti tahapan seleksi yang dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 18 Juli 2026, sementara hasil seleksi akan diumumkan pada 27–31 Juli 2026.

Proses seleksi meliputi verifikasi administrasi, wawancara, dan induction guna menilai kemampuan akademik, motivasi belajar, serta kesiapan para calon mahasiswa untuk beradaptasi dengan lingkungan pendidikan dan budaya Indonesia.

Program studi yang paling diminati berasal dari Fakultas Kedokteran, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Hukum, serta sejumlah program studi lainnya di lingkungan UNIB.

Melihat tingginya jumlah peminat, pihak universitas juga membuka peluang untuk mengevaluasi kembali daya tampung yang semula ditetapkan sebanyak 50 mahasiswa. Di sisi lain, berbagai fasilitas pendukung, mulai dari asrama hingga layanan bagi mahasiswa internasional, terus dipersiapkan agar proses belajar berjalan optimal.

Sementara itu, Rektor UNIB, Prof. Dr. Indra Cahyadinata, S.P., M.Si., menegaskan bahwa tingginya minat mahasiswa asing merupakan hasil dari strategi internasionalisasi yang dijalankan secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, seleksi tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga mempertimbangkan keberagaman negara asal peserta agar tercipta lingkungan kampus yang inklusif dan berwawasan global.

“Kehadiran mahasiswa internasional akan memperkuat jejaring global Universitas Bengkulu sekaligus memperkaya pengalaman belajar mahasiswa lokal melalui interaksi lintas budaya. Kami ingin setiap mahasiswa asing yang belajar di UNIB menjadi duta yang memperkenalkan Universitas Bengkulu di berbagai belahan dunia,” ujar Rektor.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *