Oleh: Cahyadi Takariawan
Komitmen adalah keputusan individu untuk terlibat dalam aktivitas-aktivitas tertentu secara konsisten. Dalam konteks pernikahan, komitmen menjelaskan adanya kegigihan untuk bersatu dan mempertahankan keutuhan rumah tangga.
Komitmen dalam pernikahan bisa menjelaskan, mengapa ada suami atau istri yang tetap bertahan dalam pernikahan walaupun merasa tidak bahagia. Mengapa tetap mempertahankan keutuhan rumah tangga meskipun hatinya disakiti?
Bagi orang lain, akan mempertanyakan keputusan itu, mengapa harus bertahan? Mengapa tidak berpisah saja? Mengapa mau disakiti? Inilah peran komitmen dalam pernikahan.
Studi yang dilakukan Dominik Schoebi dkk (2012) menyatakan, dalam kehidupan pernikahan, komitmen setidaknya memiliki dua peran penting.
Pertama untuk mendorong individu terlibat dalam perilaku yang mempertahankan pernikahan. Kedua untuk mendorong individu tetap gigih bertahan dalam pernikahan.
Hasil penelitian Dominik Schoebi dkk menunjukan bahwa orang-orang terlibat secara aktif dalam perilaku yang berguna untuk mempertahankan pernikahan, akan memperlambat munculnya ketidakpuasan dalam pernikahan.
Ditemukan, pasangan yang gigih bertahan dalam pernikahan, akan mendorong mereka melakukan perilaku yang konstruktif saat proses menyelesaikan masalah.







