BENGKULU, GK – Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam hal ini Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menerima audiensi jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu di ruang kerjanya, Selasa (23/6). Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai ajang silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan organisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut.
Audiensi ini juga menjadi momentum penting menjelang berakhirnya masa kepengurusan PWI Provinsi Bengkulu periode 2021–2026. Selain itu, pertemuan dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai persiapan pelaksanaan Konferensi Provinsi PWI Bengkulu yang akan memilih kepengurusan baru untuk periode 2026–2031.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PWI Provinsi Bengkulu Marshal Abadi memaparkan sejumlah program dan kegiatan yang telah dilaksanakan selama masa kepengurusannya. Ia menyampaikan bahwa selama lima tahun terakhir, PWI Bengkulu terus berupaya meningkatkan profesionalisme wartawan, memperkuat kompetensi anggota, serta menjaga peran pers sebagai pilar demokrasi dan mitra pembangunan daerah.
Marshal berharap hubungan harmonis yang selama ini terjalin antara PWI dan Pemerintah Provinsi Bengkulu dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan pada masa mendatang.
“Kami berharap sinergi yang sudah terbangun dengan baik selama ini dapat terus berlanjut. Dukungan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu sangat berarti dalam mendorong peningkatan kualitas insan pers dan penyampaian informasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Marshal.
Sementara itu, Gubernur Helmi Hasan menegaskan bahwa keberadaan organisasi profesi seperti PWI memiliki peran yang semakin strategis di tengah perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat. Menurutnya, kemajuan teknologi digital telah memberikan kemudahan bagi siapa saja untuk membuat dan menyebarkan informasi, termasuk dengan memanfaatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga menghadirkan tantangan baru berupa semakin sulitnya masyarakat membedakan informasi yang telah diverifikasi dengan informasi yang belum teruji kebenarannya.
“Sulit bagi masyarakat untuk membedakan mana informasi yang sudah melalui proses verifikasi dan mana yang belum. Karena itu, kerja sama antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan PWI menjadi sangat penting dalam menghadirkan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Helmi Hasan.
Menurut Helmi, di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat membutuhkan sumber informasi yang kredibel dan berpegang teguh pada kaidah jurnalistik. Karena itu, ia berharap insan pers yang tergabung dalam PWI dapat terus menjaga profesionalisme serta menjadi garda terdepan dalam menyajikan berita yang akurat, berimbang, dan terpercaya.
Pada kesempatan yang sama, Marshal Abadi juga menyampaikan bahwa PWI Provinsi Bengkulu akan menggelar pemilihan pengurus baru periode 2026–2031 pada 18 Juli 2026 mendatang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah merespons dengan baik dan memberikan dukungan terhadap persiapan pemilihan pengurus baru periode 2026–2031,” katanya.
Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan insan pers, diharapkan masyarakat Bengkulu dapat terus memperoleh informasi yang valid, objektif, edukatif, serta mampu memberikan manfaat dalam mendukung pembangunan daerah di era digital yang terus berkembang.(Red)







