STIA Bengkulu Gelar Belanja Bareng untuk Anak Yatim, Fakir Miskin dan Lansia

Bengkulu, GK – Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Bengkulu kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan belanja bareng bersama anak yatim, fakir miskin, dan lansia yang digelar di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Bengkulu, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan sosial yang merupakan bagian dari program STIA Berbagi ini diikuti oleh sedikitnya 102 orang penerima manfaat, yang terdiri dari anak yatim, fakir miskin, dan para lansia.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan tersebut, masing-masing peserta mendapatkan voucher belanja senilai Rp250.000 yang dapat digunakan untuk membeli berbagai kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Suasana penuh kebahagiaan terlihat dari para peserta yang dengan antusias memilih berbagai kebutuhan mereka di pusat perbelanjaan.

Program ini tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga menghadirkan pengalaman kebersamaan dan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.

Ketua STIA Bengkulu, Gustini, S.E., M.M, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program rutin tahunan kampus sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim, fakir miskin, dan lansia.

Menurutnya, STIA ingin menghadirkan kebahagiaan bagi mereka menjelang Hari Raya Idulfitri, sehingga mereka juga dapat merasakan suasana yang sama seperti masyarakat pada umumnya.

“Program ini menjadi program rutin tahunan STIA dalam rangka peduli terhadap anak yatim, fakir miskin, dan lansia. Kita ingin anak-anak kita merasakan kebahagiaan yang sama seperti yang lainnya ketika Lebaran nanti,” ujar Gustini.

Sementara itu, Pembina Yayasan Semarak, Dr. Hj. Nurul Fadhilah, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata bahwa STIA adalah kampus yang berdampak bagi masyarakat.

Ia berharap ke depan STIA Bengkulu semakin maju dan mampu meningkatkan kualitasnya hingga meraih akreditasi unggul.

“STIA adalah kampus berdampak, berdampak bagi masyarakat. Doakan STIA ke depan semakin maju dan akreditasinya menjadi unggul. Karena kalo kampus itu, banyak anak banyak rezeki,” ungkapnya.

Nurul Fadhilah juga menitipkan harapan kepada pemerintah daerah agar terus mendukung keberadaan STIA Bengkulu yang telah melahirkan banyak lulusan yang berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Kepada pemerintah kami titip STIA ini, siapapun gubernurnya. Karena STIA telah berhasil melahirkan mahasiswa-mahasiswa unggulan yang telah membantu pemerintah,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu yang diwakili oleh Asisten III Pemerintah Provinsi Bengkulu, Nandar Munadi, M.Si, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan sosial yang digagas oleh STIA Bengkulu tersebut.

Ia menilai program kepedulian seperti ini sangat positif dan sejalan dengan semangat pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Pemerintah Provinsi Bengkulu sangat mengapresiasi kegiatan ini. Program seperti ini sejalan dengan program pemerintah dalam bantu rakyat, khususnya masyarakat yang membutuhkan,” ujar Nandar.

Melalui kegiatan belanja bareng ini, STIA Bengkulu berharap dapat terus memperkuat peran perguruan tinggi tidak hanya dalam bidang pendidikan, tetapi juga dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan kepedulian.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *