Reses Nuzuludin Diwarnai Antusias Warga, Aspirasi Mengalir hingga Lomba Song

Kota Bengkulu, GK – Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi Gerindra, Nuzuludin, SE, melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang ke-III Tahun 2025 di Daerah Pemilihan II, Kecamatan Gading Cempaka dan Singaran Pati, pada 6–8 Desember 2025. Reses ini menjadi ruang dialog bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi di lingkungan masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, Nuzuludin menegaskan komitmennya memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat, terutama sektor pertanian dan infrastruktur penunjang. Ia menyampaikan bahwa pemerintah bersama DPRD telah menyiapkan alokasi anggaran pembangunan jalan usaha tani yang ditargetkan rampung pada tahun 2026.

Bacaan Lainnya

“Di wilayah ini banyak warga berprofesi sebagai petani. Karena itu fasilitas pertanian harus menjadi perhatian. Insyaallah tahun 2026 pemerintah bersama DPRD akan menggelontorkan anggaran untuk pembangunan jalan usaha tani, dan kita targetkan selesai pada tahun tersebut,” ujarnya.

Keluhan Drainase dan Sinergi Pemerintah–Warga

Selain persoalan pertanian, warga juga menyoroti kondisi drainase di beberapa titik yang masih mengalami sumbatan. Menanggapi hal itu, Nuzuludin menyatakan bahwa perbaikan drainase membutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Memang belum terlalu parah, tetapi ada beberapa saluran drainase yang tersumbat. Pemerintah akan melakukan perbaikan, namun peran masyarakat sangat penting, misalnya dengan gotong royong membersihkan drainase dari tanah atau sampah,” jelasnya.

Terkait lambatnya beberapa proyek pembangunan, ia menegaskan bahwa sebagian merupakan kewenangan pemerintah pusat. Meski demikian, dirinya memastikan tetap akan mendorong percepatan melalui koordinasi lintas lembaga.

“Ada proyek yang menjadi kewenangan pusat. Walaupun begitu, kami tetap akan mengimbau agar pelaksanaannya dipercepat, khususnya di wilayah Tanjung Agung,” katanya.

Soroti Risiko Banjir

Nuzuludin juga menyoroti persoalan banjir yang kerap terjadi di wilayah Tanjung Agung. Ia menilai mitigasi bencana harus dilakukan bersama.

“Mitigasi bencana tidak hanya bergantung pada pemerintah. Masyarakat juga perlu meningkatkan kesiapsiagaan, misalnya menyesuaikan ketinggian rumah dan rutin membersihkan drainase agar risiko banjir berkurang,” tegasnya.

Kegiatan reses turut dihadiri Camat Singaran Pati, Lurah, Anggota DPRD Kota Bengkulu Sudisman, serta para lurah di wilayah tersebut. Kehadiran para pemangku kepentingan diharapkan mempercepat tindak lanjut aspirasi masyarakat.

Diakhiri dengan Lomba Song

Sebagai penutup kegiatan, Nuzuludin mengajak masyarakat mengikuti lomba song, sebuah lomba memainkan kartu remi yang menjadi hiburan rakyat di wilayah tersebut. Antusias warga terlihat dari banyaknya peserta yang mengikuti perlombaan.

Salah satu peserta yang juga bekerja sebagai jurnalis, Hakim, berhasil meraih juara runner-up ke-2 setelah melalui babak penilaian yang cukup kompetitif.

Komitmen Perjuangkan Aspirasi

Melalui reses ini, Nuzuludin berharap seluruh aspirasi masyarakat dapat dihimpun dan diperjuangkan melalui jalur legislatif demi terwujudnya pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kota Bengkulu.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *