Reses Berlian, Masyarakat Keluhkan Infrastruktur hingga BPJS Tidak Aktif

Bengkulu Tengah, GK – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari Fraksi Golkar, Berlian Utama Harta, S.H., M.H., kembali menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan Reses Masa Sidang ke-III tahun 2025 yang digelar pada 01-05 Desember 2025. Kunjungan kali ini dilaksanakan di Desa Durian Lebar dan Desa Komering, Kecamatan Merigi Sakti, Kabupaten Bengkulu Tengah.

Dalam dialog terbuka tersebut, warga menyampaikan beragam keluhan dan kebutuhan mendesak yang menjadi perhatian bersama. Salah satu aspirasi yang paling banyak disuarakan adalah permintaan pembangunan jalan tembus menuju Merigi Sakti. Warga menilai akses jalan yang lebih memadai akan membuka peluang ekonomi, mempermudah mobilitas, dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Bacaan Lainnya

Selain itu, persoalan BPJS Kesehatan juga menjadi sorotan utama. Banyak warga mengeluhkan status BPJS yang tidak aktif, bahkan sejumlah masyarakat mengaku belum memiliki BPJS sama sekali, sehingga kesulitan saat membutuhkan layanan kesehatan. Mereka berharap pemerintah provinsi dapat membantu mempercepat aktivasi dan perluasan kepesertaan BPJS bagi masyarakat kurang mampu.

Pada kesempatan itu, Berlian juga menerima aspirasi dari warga Desa Temiang, yang sebelumnya ia kunjungi di hari yang sama. Di desa tersebut, masyarakat meminta pembangunan pelapis tebing dan pembuatan siring di sepanjang jalan provinsi yang melintasi desa mereka. Kondisi tebing yang rawan longsor serta saluran air yang tidak memadai dinilai dapat mengancam keselamatan warga dan merusak badan jalan bila tidak segera ditangani.

Selain masalah infrastruktur dan kesehatan, warga juga mendorong adanya sosialisasi dan program pengembangan UMKM sebagai upaya pengurangan pengangguran. Mereka berharap kegiatan pelatihan, pendampingan usaha, dan penguatan permodalan dapat dihadirkan di desa-desa agar warga memiliki peluang ekonomi baru.

Menanggapi seluruh aspirasi tersebut, Berlian Utama Harta menyampaikan apresiasi atas keterbukaan masyarakat dan berkomitmen membawa semua usulan itu ke tingkat pemerintah provinsi. Ia menegaskan bahwa reses adalah momentum penting untuk memastikan kebijakan pembangunan benar-benar berpijak pada kebutuhan warga.

“Aspirasi masyarakat ini akan menjadi prioritas untuk kami perjuangkan di provinsi. Infrastruktur, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi adalah isu yang sangat penting bagi kehidupan warga,” ujarnya.

Kegiatan reses berlangsung hangat dan partisipatif, mencerminkan antusiasme masyarakat dalam menyampaikan kebutuhan pembangunan di daerah mereka.

Berlian memastikan bahwa semua masukan yang diterima akan diperjuangkan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat Bengkulu Tengah dan Bengkulu Utara.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *