Ratusan Relawan Global Sumud Flotilla, Memulai Perjalanan Berisiko ke Gaza

TUNISIA – Puluhan kapal yang tergabung dalam gerakan Global Sumud Flotilla (GSF) mulai melancarkan gelombang pelayaran pertama menuju Gaza pada 13 September 2025. Misi ini bertujuan untuk menembus blokade dan menyalurkan bantuan kemanusiaan darurat bagi penduduk Gaza yang terancam kelaparan.

Menurut pemantauan dari akun Instagram resmi Global Sumud Flotilla @globalsumudflotilla, sekitar 18 kapal bantuan memulai pelayaran dari Catania, Italia, diikuti oleh kapal-kapal dari Tunisia dan Yunani yang akan segera bergabung di perairan internasional. Armada gabungan ini merupakan misi maritim terbesar yang pernah diluncurkan menuju Jalur Gaza.

Bacaan Lainnya

Pelayaran ini sempat tertunda selama lebih dari satu minggu akibat berbagai kendala, termasuk kerusakan kapal, cuaca buruk, dan tekanan politik. Sebelumnya, dua kapal GSF juga dilaporkan menjadi sasaran serangan drone tak berawak saat bersandar di pelabuhan.

Misi yang dilakukan Global Sumud Flotilla ini sangat mendesak mengingat situasi kemanusiaan yang memburuk di Gaza. Sejak serangan pada Oktober 2023, korban tewas di Gaza telah mencapai 64.000 orang, dengan 161.583 lainnya terluka.

Sementara itu, blokade Israel juga telah memperparah krisis pangan. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada akhir September, lebih dari 640.000 orang di Gaza akan menghadapi tingkat kerawanan pangan sangat parah (IPC Fase 5), sementara 1,14 juta orang berada dalam kondisi darurat (IPC Fase 4).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *