Persipa Bengkulu Tembus 8 Besar Piala Dunia Anak Indonesia, Harumkan Nama Daerah di Kancah Nasional

Persipa Bengkulu Tembus 8 Besar Piala Dunia Anak Indonesia

Bengkulu, GK – Sekolah Sepak Bola (SSB) Persatuan Sepak Bola Pagar Dewa (Persipa) Bengkulu kembali mengharumkan nama Provinsi Bengkulu di pentas nasional. Tim kelompok usia 10 tahun (U-10) berhasil menembus babak delapan besar ajang Piala Dunia Anak Indonesia yang digelar di Bandung, Jawa Barat.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia sepak bola usia dini di Bengkulu. Persipa berhak tampil di kompetisi nasional setelah sebelumnya sukses keluar sebagai juara turnamen Superliga yang diikuti 12 tim, sekaligus memastikan diri sebagai wakil Provinsi Bengkulu.

Bacaan Lainnya

Pelatih SSB Persipa Bengkulu, Sawaludin, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian anak-anak asuhnya. Menurutnya, keberhasilan melangkah hingga babak perempat final merupakan hasil dari kerja keras para pemain selama menjalani latihan dan kompetisi.

“Alhamdulillah anak-anak bisa membawa nama Bengkulu di tingkat nasional. Sebelumnya kami menjadi juara Superliga sehingga berhak mewakili Bengkulu pada kejuaraan Piala Dunia Anak Indonesia di Bandung,” ujar Swaludin.

Sebanyak 11 pemain diberangkatkan untuk mengikuti turnamen bergengsi tersebut. Selama tiga hari pelaksanaan babak penyisihan, Persipa mampu bersaing dengan tim-tim terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Penampilan disiplin dan semangat juang yang tinggi mengantarkan mereka lolos hingga babak delapan besar.

Meski demikian, langkah Persipa harus terhenti setelah menghadapi tim kuat asal Bali. Kekalahan di babak delapan besar membuat wakil Bengkulu gagal melangkah ke semifinal.

“Perjalanan kami berhenti di babak delapan besar setelah menghadapi tim dari Bali. Tetapi bagi kami ini merupakan pencapaian yang sangat luar biasa karena kompetisinya tingkat nasional dan anak-anak sudah menunjukkan semangat serta kemampuan terbaik,” katanya.

Sawaludin menilai pengalaman bertanding di level nasional akan menjadi modal penting bagi para pemain untuk terus berkembang. Ia berharap anak-anak tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kemampuan agar mampu meraih hasil yang lebih baik pada turnamen berikutnya.

Selama ini, pembinaan SSB Persipa dipusatkan di Lapangan Pagar Dewa, Kota Bengkulu. Program latihan rutin terus dilakukan untuk membentuk teknik dasar, disiplin, serta mental bertanding para pemain sejak usia dini.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan penuh terhadap perjuangan tim. Menurutnya, seluruh biaya keberangkatan dan kebutuhan selama mengikuti kejuaraan di Bandung berasal dari swadaya para orang tua pemain.

“Seluruh biaya keberangkatan dan kebutuhan selama mengikuti kejuaraan berasal dari dukungan orang tua anak didik. Kami sangat berterima kasih karena dukungan mereka menjadi bagian penting dari perjalanan tim,” tutup Sawaludin.

Keberhasilan Persipa menembus delapan besar Piala Dunia Anak Indonesia diharapkan menjadi motivasi bagi pembinaan sepak bola usia dini di Bengkulu sekaligus melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *