Ribuan Jamaah Padati Masjid Raya Baitul Izzah, Helmi Hasan Ajak Teladani Akhlak Rasulullah

Bengkulu, GK – Lantunan salawat menggema di Masjid Raya Baitul Izzah, Kota Bengkulu, Jumat (28/8), dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallāhu ‘alaihi wasallam melalui kegiatan Salawat untuk Negeri yang digelar Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Gubernur Bengkulu Helmi Hasan bersama para ulama, tokoh agama, jajaran pemerintah daerah, pelajar, serta masyarakat umum. Ribuan jamaah memadati masjid dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh kekhusyukan.

Bacaan Lainnya

Kegiatan diisi dengan pembacaan salawat, tausiyah keagamaan, doa bersama untuk keselamatan bangsa dan daerah, serta penyerahan santunan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Helmi Hasan menegaskan peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallāhu ‘alaihi wasallam tidak semestinya berhenti sebagai kegiatan seremonial. Momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi umat Islam untuk meneladani akhlak, perjuangan, dan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

“Maulid Nabi bukan hanya perayaan, tetapi momentum untuk memperkuat keimanan dan kecintaan kepada Rasulullah Shallallāhu ‘alaihi wasallam. Akhlak beliau harus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Helmi.

Menurut Helmi, berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini membutuhkan semangat persatuan, kepedulian, dan kebersamaan. Nilai-nilai tersebut, kata dia, telah dicontohkan Rasulullah Shallallāhu ‘alaihi wasallam dalam membangun kehidupan umat.

“Kita ingin Bengkulu menjadi daerah yang penuh keberkahan. Karena itu, nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah seperti kejujuran, kasih sayang, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama harus terus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Helmi juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik. Kemajuan daerah harus berjalan seiring dengan pembangunan karakter dan spiritual masyarakat.

“Pembangunan yang kuat adalah pembangunan yang bertumpu pada nilai-nilai agama. Jika masyarakatnya memiliki akhlak yang baik, saling peduli, dan menjaga persatuan, maka Bengkulu akan semakin maju dan masyarakatnya semakin bahagia,” tambahnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan kegiatan Salawat untuk Negeri sebagai momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah.

“Mari kita jadikan kecintaan kepada Rasulullah Shallallāhu ‘alaihi wasallam sebagai energi untuk berbuat lebih banyak kebaikan, membantu sesama, menjaga persaudaraan, dan bersama-sama membangun Bengkulu yang religius, maju, dan membahagiakan,” tutup Helmi.

Rangkaian Salawat untuk Negeri berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Doa dan harapan dipanjatkan agar Provinsi Bengkulu senantiasa diberi keberkahan, kedamaian, persatuan, serta kemajuan demi terwujudnya masyarakat yang semakin sejahtera dan bahagia.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *