Surabaya, GK – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan (LBP), membagikan momen kebahagiaan keluarganya saat menyambut kelahiran cucu kedelapan di Surabaya, akhir pekan ini.
Dalam kisah yang ia bagikan, Luhut bersama sang istri langsung bertolak ke Surabaya untuk menemui bayi laki-laki yang lahir pada pagi hari dengan bobot hampir 4 kilogram tersebut. Bayi itu merupakan putra dari anaknya, Paulus.
“Saat memandangi bayi yang sedang terlelap, saya menyadari begitu banyak berkat Tuhan yang tak terhitung bagi keluarga kami,” tulisnya.
Di usia yang hampir menginjak 80 tahun, Luhut mengaku bersyukur masih diberi kesempatan untuk menimang cucu. Ia menyebut momen tersebut sebagai anugerah yang tidak ternilai.
Bayi laki-laki itu diberi nama Tio Marhite Asi Panjaitan, yang memiliki makna mendalam dalam tradisi Batak. “Tio” berarti jernih atau bersih, sementara “Marhite Asi” dimaknai sebagai kehadiran yang merupakan kasih karunia Tuhan Yang Maha Esa.
Luhut berharap sang cucu kelak tumbuh menjadi pribadi yang menjunjung tinggi kejujuran dan memiliki hati yang tulus. Menurutnya, dalam nilai budaya Batak, kejujuran merupakan kunci utama menuju keberhasilan.
Momen kebahagiaan keluarga ini juga beriringan dengan kabar membanggakan dari dunia pendidikan. Sebanyak 59 siswa dari SMA Unggul Del berhasil lolos ke perguruan tinggi luar negeri, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 31 siswa.
Luhut menilai capaian tersebut bukan sekadar prestasi akademik, melainkan bentuk nyata dari kasih karunia Tuhan. Ia pun kembali menegaskan pentingnya nilai berbagi dalam kehidupan.
“Saya selalu sampaikan kepada anak dan cucu, tugas utama kita adalah menjadi pasu-pasu atau saluran berkat. Berkat Tuhan tidak untuk dinikmati sendiri, tetapi harus dibagikan kepada sesama,” tambahnya.
Di akhir pesannya, Luhut menyampaikan harapan dan doa bagi sang cucu agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter kuat, penuh welas asih, serta mampu memberi manfaat bagi banyak orang di tengah perkembangan zaman.
“Selamat datang ke dunia, Tio. Jadilah pribadi yang membawa berkat bagi sesama,” tutupnya.(Red)







