Blackout Sumatra, Layanan Tol Tetap Berjalan Normal

Bengkulu, GK – PT Hutama Karya (Persero) memastikan layanan operasional jalan tol di sejumlah ruas Tol Trans Sumatra tetap berjalan normal di tengah pemadaman listrik PLN yang terjadi di berbagai wilayah Pulau Sumatra, Jumat (23/5/2026).

Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Hamdani, mengatakan pihaknya telah melakukan langkah antisipasi cepat dengan mengaktifkan genset di gerbang tol maupun rest area terdampak agar layanan kepada pengguna jalan tidak terganggu.

Bacaan Lainnya

“Sejak terjadi gangguan pasokan listrik, tim operasional di lapangan langsung mengaktifkan sistem cadangan daya di gerbang tol maupun rest area yang terdampak. Hingga saat ini layanan transaksi tetap berjalan normal, arus lalu lintas lancar, dan tidak terdapat antrean signifikan,” ujar Hamdani dalam keterangan resminya.

Pada Regional Sumatra Bagian Selatan yang meliputi ruas Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka), Palembang–Indralaya (Palindra), Indralaya–Prabumulih (Indraprabu), hingga Bengkulu–Taba Penanjung (Bengtaba), operasional tol dilaporkan tetap aman dan terkendali.

Hutama Karya menyebut GT Prabumulih telah didukung genset dengan stok bahan bakar minyak (BBM) yang mencukupi. Sementara GT Bengkulu masih mendapatkan pasokan listrik PLN dengan genset dalam kondisi siaga.

Di wilayah Sumatra Bagian Tengah, ruas Pekanbaru–Dumai (Permai), Pekanbaru–Bangkinang–XIII Koto Kampar (Pekbangkopar), dan Padang–Sicincin (Pacin) juga tetap beroperasi normal. Sejumlah gerbang tol seperti GT Sungai Pinang dan GT Bangkinang memanfaatkan genset sebagai sumber daya cadangan, sementara beberapa titik lainnya telah kembali memperoleh pasokan listrik PLN.

Untuk Regional Sumatra Bagian Utara yang mencakup ruas Binjai–Langsa (Binsa), Indrapura–Kisaran (Inkis), dan Sigli–Banda Aceh (Sibanceh), Hutama Karya memastikan layanan transaksi dan fasilitas rest area tetap berjalan dengan dukungan genset dan stok BBM cadangan.

Sementara pada ruas Betung–Tempino–Jambi (Betejam), GT Pijoan dan GT Muaro Sebapo terpantau beroperasi normal dengan pasokan listrik PLN. Adapun GT Bayung Lencir yang masih mengalami pemadaman telah dibantu genset beserta cadangan BBM yang memadai.

Hutama Karya menegaskan seluruh petugas operasional, layanan lalu lintas, dan tim pemeliharaan tetap bersiaga di lapangan guna memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan selama kondisi blackout berlangsung.

Perusahaan juga mengimbau pengguna jalan untuk memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum memasuki gerbang tol dan tetap mengikuti arahan petugas di lapangan.

‎“Kami akan terus memberikan pelayanan terbaik dan memastikan operasional jalan tol tetap terjaga selama kondisi pemadaman berlangsung,” tutup Hamdani.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *