Kota Bengkulu, GK – Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi didampingi Wakil Wali Kota Ronny P.L. Tobing, serta Pj Sekda Kota Bengkulu Tony Elfian, secara resmi melantik sebanyak 1.123 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu dan paruh waktu di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu. Pelantikan digelar di halaman RSHD Kota Bengkulu, Sabtu malam (27/12/2025).
Pelantikan tersebut menjadi momen bersejarah bagi para PPPK yang telah melalui proses seleksi panjang. Raut haru dan bangga terlihat jelas dari para peserta yang hadir bersama keluarga dan kerabat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Status PPPK ini adalah amanah. Saya berharap seluruh PPPK yang dilantik malam ini dapat bekerja dengan profesional, disiplin, dan penuh dedikasi untuk melayani masyarakat Kota Bengkulu,” ujar Dedy Wahyudi.
Dedy juga mengingatkan agar para PPPK menjaga integritas, loyalitas, serta menjunjung tinggi etika sebagai aparatur pemerintah. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bengkulu Ronny P.L. Tobing menambahkan bahwa keberadaan PPPK sangat strategis dalam mendukung kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).
“PPPK adalah bagian penting dari birokrasi. Kami berharap saudara-saudara dapat langsung beradaptasi dan memberikan kontribusi nyata sesuai bidang tugas masing-masing,” ujarnya.
Pelantikan 1.123 PPPK ini terdiri dari PPPK penuh waktu dan PPPK paruh waktu yang akan ditempatkan di berbagai OPD, khususnya sektor pendidikan, kesehatan, dan pelayanan teknis lainnya.
Pemerintah Kota Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesejahteraan aparatur serta mendorong terciptanya birokrasi yang profesional, bersih, dan melayani.
Dengan pelantikan ini, diharapkan kinerja Pemerintah Kota Bengkulu semakin optimal dalam menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat.(Rls)







