Bengkulu, GK – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Raya Baitul Izzah pada Jumat, 27 Juni 2025, seiring dengan dibukanya secara resmi Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) XXVII Tingkat Provinsi Bengkulu tahun 2025. Perhelatan akbar ini menjadi salah satu agenda penting bagi para qori dan penghafal hadist di Bengkulu, bertujuan untuk mencari talenta-talenta terbaik dalam bidang tilawah Al-Qur’an dan pemahaman Hadits.
Acara pembukaan yang berlangsung khidmat nan penuh makna ini dipimpin langsung oleh Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan, S.E.
Dalam sambutannya, Gubernur Helmi Hasan tak lupa menyampaikan ucapan selamat berlomba kepada seluruh kafilah yang telah lolos seleksi di tingkat kabupaten dan kota masing-masing. Ia menekankan bahwa STQH bukan sekadar ajang kompetisi semata, melainkan sebuah jalan mulia untuk meraih ridho Allah SWT melalui pendalaman dan pengamalan ajaran Al-Qur’an dan Hadits. Pesan ini menjadi penyemangat bagi para peserta untuk tidak hanya berambisi meraih juara, tetapi juga memperkuat spiritualitas.
Usai seremoni pembukaan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bengkulu, Dr. H. Nopian Gustari, S.Pd., M.Pd.I, turut memberikan penjelasannya mengenai makna filosofis di balik penyelenggaraan STQH. Beliau menegaskan bahwa STQH harus dimaknai lebih dalam dari sekadar lomba membaca dan menghafal.
“Ini adalah wujud kecintaan kita terhadap Al-Qur’an dan Hadits, bentuk pengamalan ajaran Islam, serta upaya untuk mencapai pemahaman yang mendalam terhadap nilai-nilai agama,” ujarnya.
Nopian juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Bengkulu untuk memberikan dukungan moral dan doa bagi 13 kafilah yang akan berjuang membawa nama baik daerah, agar mereka dapat meraih hasil terbaik dan mengharumkan nama Provinsi Bengkulu di kancah nasional.
STQH ke-XXVII tahun ini akan diselenggarakan secara intensif di dua lokasi berbeda untuk mengakomodasi seluruh cabang lomba secara optimal. Selain di Masjid Raya Baitul Izzah yang menjadi pusat acara, berbagai sesi perlombaan juga akan berlangsung di Gedung Pola Pemerintah Provinsi Bengkulu. Pemilihan dua lokasi ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para peserta, dewan juri, dan masyarakat yang ingin menyaksikan secara langsung bakat-bakat terbaik Bengkulu. Dengan semangat kebersamaan dan dedikasi, diharapkan STQH XXVII ini tidak hanya menghasilkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah berprestasi, tetapi juga semakin membumikan nilai-nilai Qur’ani di tengah masyarakat Bengkulu.(Rs)







