Reses Libatkan Generasi Muda, Evi Husna Dorong Anak Muda Jadi Mitra Pembangunan Kota Bengkulu

Kota Bengkulu, GK – Anggota DPRD Kota Bengkulu, Hj. Evi Husna, menghadirkan konsep berbeda dalam pelaksanaan Reses Masa Sidang II Tahun 2026 dengan memberikan ruang yang lebih luas kepada generasi muda untuk menyampaikan aspirasi, ide, dan gagasan bagi pembangunan Kota Bengkulu. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (2/8/2026) itu menjadi wadah dialog terbuka antara wakil rakyat dengan kalangan muda yang selama ini dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong perubahan positif di daerah.

Tidak seperti pelaksanaan reses pada umumnya yang didominasi oleh tokoh masyarakat dan perangkat lingkungan, Evi Husna secara khusus mengundang para pemuda agar terlibat aktif dalam proses penyusunan arah pembangunan.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, suara generasi muda harus menjadi bagian penting dalam pengambilan kebijakan karena mereka merupakan penerus yang akan merasakan dampak pembangunan di masa mendatang.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bengkulu, Yoki Hardiyatno, hadir mewakili Kepala Diskominfo Kota Bengkulu. Ia memberikan apresiasi atas inisiatif Evi Husna yang dinilai berhasil membuka ruang partisipasi bagi anak muda.

Menurut Yoki, tingginya antusiasme generasi muda dalam forum reses menjadi momentum yang tepat untuk membentuk Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) sebagai wadah pemberdayaan masyarakat di bidang informasi dan komunikasi.

“KIM merupakan wadah yang berperan dalam mengelola, menyebarluaskan informasi, serta memberdayakan masyarakat secara mandiri dan kreatif. Selain menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, KIM juga berfungsi sebagai jembatan dalam menyalurkan aspirasi masyarakat kepada pemerintah,” ujar Yoki.

Ia menambahkan, Diskominfo Kota Bengkulu siap memberikan pembinaan dan pendampingan kepada komunitas tersebut agar mampu menjalankan perannya secara optimal, terutama dalam menghadapi tantangan penyebaran informasi di era digital.

Bagi Evi Husna, keterlibatan generasi muda tidak boleh berhenti hanya pada forum reses. Aspirasi yang telah disampaikan akan menjadi bahan perjuangan di DPRD untuk diwujudkan melalui program-program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya kaum muda.

Evi berharap semangat partisipasi yang ditunjukkan para peserta dapat terus dipelihara sehingga lahir generasi yang tidak hanya kritis, tetapi juga mampu memberikan solusi dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Kota Bengkulu.

Melalui kolaborasi antara DPRD, pemerintah daerah, dan generasi muda, diharapkan tercipta ekosistem komunikasi yang sehat, penyebaran informasi yang akurat, serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menangkal hoaks.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya membangun Kota Bengkulu yang lebih partisipatif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan warganya.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *