Bengkulu, GK – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Bengkulu sukses melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI secara serentak di 10 kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu pada 6–7 September 2025.
Musda kali ini digelar sederhana namun tetap khidmat, dihadiri jajaran pengurus lama dan baru yang secara resmi dilantik tanpa adanya dinamika berarti.
Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Bengkulu, Sujono, menegaskan bahwa format musda sederhana ini sesuai arahan DPP serta menjadi wujud komitmen partai dalam merespons harapan masyarakat.
“Kita lakukan musda secara sederhana namun penuh khidmat. Kesederhanaan ini adalah cerminan aspirasi rakyat yang ingin partai politik bekerja optimal tanpa berlebih-lebihan dalam penggunaan anggaran. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo tentang efisiensi untuk membangun negeri,” kata Sujono usai melantik pengurus DPTD PKS Bengkulu Utara masa bakti 2025–2030.
Ia menambahkan, musda juga menjadi simbol regenerasi sehat di tubuh PKS dan bagian dari penguatan konsolidasi untuk kemajuan Bengkulu.
Sujono juga berpesan agar seluruh pengurus dan anggota agar selalu menjaga 3 modal dasar PKS yaitu menjaga militansi anggota, soliditas struktur dan kerja sama kolektif. Dengan modal tersebut insya Allah kita akan mendapatkan kemenangan dan mampu untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPD PKS Bengkulu Utara yang baru dilantik, Sugeng Harianto, mengajak seluruh kader untuk memperkuat perjuangan politik yang berpihak pada masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus mendengar aspirasi masyarakat. Target kita jelas, menambah perolehan kursi agar manfaat keberadaan PKS benar-benar dirasakan rakyat di parlemen,” ujarnya.
Dengan selesainya Musda VI ini, PKS Bengkulu menegaskan tekadnya untuk “Bersama Kokoh, Majukan Bengkulu untuk Indonesia.”(red)







