Pemprov Bengkulu Gerak Cepat Koordinasi Penanganan Banjir dan Dampak Cuaca Ekstrem

Bengkulu, GK – Pemerintah Provinsi Bengkulu bergerak cepat merespons bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah. Langkah tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi penanganan bencana yang dipimpin Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Khairil Anwar, di New Jenggalu Resto, Senin (6/4).

Rapat ini dihadiri Wakil Wali Kota Bengkulu Ronny Pebriyanto L. Tobing, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), serta unsur lintas instansi seperti BPBD, Baznas, Damkar, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, hingga Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Bengkulu.

Bacaan Lainnya

Dalam arahannya, Khairil Anwar menegaskan bahwa Pemprov Bengkulu terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota guna memastikan penanganan bencana berjalan optimal.

“Pemerintah Provinsi Bengkulu siap memberikan dukungan penuh kepada daerah terdampak. Mulai dari kebutuhan logistik, perahu karet, dapur umum, tenaga kesehatan, hingga posko pengungsian telah kami siapkan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

Selain banjir, rapat juga membahas insiden kapal nelayan karam akibat cuaca buruk. Kapal yang membawa dua orang dilaporkan tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi. Satu korban berhasil selamat, sementara satu lainnya diduga meninggal dunia setelah sempat dinyatakan hilang, berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian.

Upaya pencarian dilakukan secara intensif oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, Polairud, Damkar, Baznas, Dinas Sosial, serta unsur TNI Angkatan Laut. Pemerintah Kota Bengkulu pun mendapat apresiasi atas respons cepat sejak hari pertama kejadian.

Sementara itu, di Kabupaten Lebong, tercatat sementara enam kecamatan dan 15 desa terdampak banjir dan longsor, dengan sekitar 1.200 rumah terimbas. Pemprov Bengkulu telah menyalurkan bantuan awal berupa personel dan perahu karet melalui Basarnas untuk mendukung evakuasi warga.

Bantuan logistik seperti beras dan kebutuhan pangan juga telah disiapkan. Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu turut memastikan kesiapan tenaga medis serta ketersediaan obat-obatan bagi masyarakat terdampak.

Di Kota Bengkulu, penanganan banjir terus dilakukan melalui kolaborasi lintas instansi. Evakuasi warga, khususnya kelompok rentan, menjadi prioritas utama dalam masa tanggap darurat.

Khairil Anwar menegaskan bahwa seluruh bantuan akan disalurkan berdasarkan kebutuhan riil di lapangan agar distribusi berjalan efektif dan merata.

Selain itu, Pemprov Bengkulu melalui Kominfotik akan memperkuat penyebaran informasi resmi kepada masyarakat melalui berbagai kanal digital, termasuk media sosial, Telegram, dan WhatsApp.

“Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah percaya informasi yang belum jelas sumbernya, dan selalu merujuk pada informasi resmi dari pemerintah, BMKG, dan instansi terkait,” tutupnya.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *