Pasokan BBM Aman, Pemerintah Minta Masyarakat Tidak Panik

Herwan Antoni

Bengkulu, GK – Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Bengkulu dalam kondisi aman dan mencukupi. Hal ini disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, usai mengikuti kegiatan tabur bunga dalam rangka peringatan Hari Pahlawan tahun 2025, Senin pagi (10/11).

Herwan menjelaskan bahwa kapal tanker milik Pertamina yang membawa pasokan BBM telah tiba dan merapat di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu. Dengan begitu, proses distribusi BBM ke seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dapat segera dilakukan.

Bacaan Lainnya

“Kita terus memantau laporan dan sudah berkomunikasi langsung dengan pihak Pertamina. Kapal sudah tiba dan siap mendistribusikan BBM ke seluruh SPBU di Bengkulu. Harapan kita antrean panjang di beberapa SPBU segera terurai,” ujar Herwan.

Menurutnya, pasokan BBM yang baru datang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa hari ke depan. Berdasarkan data terakhir, kapal tersebut membawa sekitar 2.000 kiloliter Pertalite dan 1.000 kiloliter Pertamax, jumlah yang dinilai memadai untuk menjaga ketersediaan stok hingga situasi kembali normal.

“Kalau kita lihat, stok BBM cukup. Pertalite dan Pertamax sudah masuk, jadi tidak perlu khawatir. Kita pastikan distribusi berjalan lancar,” tegasnya.

Herwan juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panik buying. Pemerintah telah mengatur batas pembelian BBM sesuai jenis kendaraan, yakni 25 liter untuk roda empat dan 5 liter untuk roda dua, guna memastikan pemerataan distribusi.

“Kami minta masyarakat tidak panik. Kapal sudah merapat, stok cukup, jadi isi BBM secukupnya saja. Jangan menimbun atau membeli berlebihan. Kita jaga kondisi agar tetap tenang dan terkendali,” tambah Herwan.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Pertamina terus berkoordinasi untuk mengantisipasi kendala di lapangan.

Gubernur Bengkulu juga telah meminta Pertamina agar rutin menyampaikan laporan dan perkembangan kondisi pasokan kepada publik untuk menghindari keresahan masyarakat.

Kendati demikian, terpantau di lapangan hari ini sejumlah SPBU di Kota Bengkulu masih dipadati kendaraan dengan antrean panjang hingga puluhan meter.

Kondisi ini diharapkan segera membaik seiring distribusi BBM yang tengah dilakukan Pertamina ke berbagai titik pelayanan di daerah.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *