Okupansi Rendah, HK Genjot Kehadiran UMKM di Rest Area Tol Bengtaba

Bengkulu, GK – PT Hutama Karya (HK) terus mendorong optimalisasi pemanfaatan rest area di ruas Tol Bengkulu–Taba Penanjung (Bengtaba) dengan membuka peluang luas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pasalnya, tingkat okupansi tenant di rest area tersebut masih tergolong rendah.

Kepala Regional Sumbagsel PT Hutama Karya Divisi Operasi dan Pemeliharaan (OPT), Arief Yeri Krisnanto, mengungkapkan bahwa hingga saat ini baru 3 tenant yang terisi dari total 34 unit yang tersedia di rest area KM 5 A dan B.

Bacaan Lainnya

‎“Rest area KM 5 A dan B masih sepi. Dari 34 tenant yang tersedia, baru 3 yang terisi. Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi pelaku UMKM yang ingin bergabung,” ujar Arief dalam kegiatan media gathering, Sabtu (18/4).

Ia menjelaskan, HK menawarkan biaya sewa yang relatif terjangkau, yakni sekitar Rp900 ribu per bulan. Skema ini diharapkan dapat menarik minat pelaku usaha lokal untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disiapkan.

Dari sisi trafik, Tol Bengtaba menunjukkan tren positif. Arief menyebutkan, puncak volume kendaraan terjadi pada 24 Maret dengan jumlah 5.893 kendaraan dalam satu hari. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan capaian pada periode yang sama tahun 2025.

Namun demikian, tingginya lalu lintas kendaraan belum berbanding lurus dengan tingkat kunjungan ke rest area. Saat ini, rata-rata hanya sekitar 70 kendaraan per hari yang singgah.

“Kami melihat ini sebagai peluang. Dengan semakin banyaknya UMKM yang hadir, diharapkan rest area bisa lebih hidup dan menarik minat pengguna jalan untuk berhenti,” tambahnya.

Sebagai informasi, ruas Tol Bengkulu–Taba Penanjung saat ini telah beroperasi sepanjang 17 kilometer dan menjadi bagian dari pengembangan Jalan Tol Trans Sumatera di wilayah Bengkulu.

Untuk memperkuat penyebaran informasi sekaligus menjaring minat pelaku usaha, HK juga menggelar media gathering yang dihadiri puluhan jurnalis lokal dan nasional di Restoran Palm Ola, Bengkulu.

Melalui langkah ini, HK berharap rest area Tol Bengtaba tidak hanya menjadi tempat singgah, tetapi juga mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi pelaku UMKM di daerah.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *