Bengkulu, GK — Gerakan Pecinta Alam (GPA) Gendong Adventure kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang berkarakter kuat dan peduli lingkungan melalui penyelenggaraan Pendidikan Dasar (Diksar) Angkatan ke-8. Kegiatan yang berlangsung pada 28–30 November 2025 tersebut dipusatkan di kawasan Bukit Kandis, Desa Durian Demang, Kabupaten Bengkulu Tengah.
Sebanyak 20 peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dirancang untuk mengasah kemampuan fisik, ketahanan mental, serta karakter kepemimpinan. Selama tiga hari, para peserta ditempa dengan berbagai materi dasar kepencintaalaman, mulai dari teknik survival, navigasi darat, dasar-dasar mountaineering, hingga edukasi tentang pentingnya pelestarian lingkungan. Selain itu, peserta juga dibekali nilai-nilai sosial agar mampu berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.
Ketua Umum GPA Gendong Adventure, Haikal Rohansyah, mengatakan bahwa Diksar menjadi fondasi utama dalam proses kaderisasi organisasi. Menurutnya, generasi muda harus dibentuk sejak dini agar memiliki sensitivitas terhadap persoalan lingkungan dan kesiapan untuk terlibat dalam kegiatan kemasyarakatan.
“Kami ingin mencetak kader yang bukan hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kepedulian tinggi terhadap alam. Mereka diharapkan menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing,” ujarnya, Minggu (30/11/2025).
Pendiri GPA Gendong Adventure, Frengky Wijaya, turut hadir memberikan motivasi dan arahan kepada peserta. Ia mengingatkan bahwa organisasi ini berdiri sejak tahun 2015 dengan semangat menggaungkan nilai-nilai petualangan positif, pelestarian alam, serta solidaritas sosial.
“Angkatan kedelapan harus menjadi bagian dari perjuangan menjaga alam Bengkulu. Kalian adalah penerus gerakan yang telah kita bangun selama ini,” tegas Frengky saat menyampaikan materi motivasi.
Sementara itu, Ketua Panitia Diksar, M. Reza Syaputra, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan proses kaderisasi resmi yang harus dijalani setiap calon anggota. Menurutnya, para peserta tidak hanya diuji kekuatan fisik, tetapi juga dilatih untuk bekerja sama, membangun empati, dan memahami peran mereka sebagai pecinta alam.
“Diksar ini adalah pondasi awal. Kami berharap ilmu dan pengalaman yang didapat bisa diterapkan untuk membantu masyarakat dan menjaga lingkungan sekitar,” kata Reza.
Dengan berakhirnya Diksar Angkatan ke-8 ini, GPA Gendong Adventure secara resmi menambah regenerasi baru yang siap melanjutkan estafet perjuangan dalam menjaga alam dan mempromosikan kegiatan positif di dunia kepencintaalaman. Organisasi optimistis bahwa generasi baru ini akan menjadi motor penggerak pelestarian alam Bengkulu di masa depan.(Yl)







