BENGKULU, GK – Universitas Bengkulu (Unib) bakal menjadi salah satu pusat kegiatan Semarak Merah Putih yang digelar selama 10 hari, mulai 24 Oktober hingga 2 November 2026. Beragam agenda sosial, ekonomi, budaya hingga keagamaan akan meramaikan kawasan kampus, termasuk tabligh akbar yang menghadirkan Ustaz Abdul Somad (UAS).
Rektor Unib Prof. Dr. Indra Cahyadinata, SP, M.Si mengajak seluruh sivitas akademika untuk ikut menyukseskan rangkaian kegiatan tersebut. Ajakan itu disampaikan saat memberikan pengarahan dalam Sosialisasi Implementasi Kampus Berdampak yang digelar Tim Pelaporan Dampak Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan Unib di Ruang Rapat Utama Gedung Layanan Terpadu (GLT) Unib, Senin (5/10/2026).
Menurut Prof. Indra, pelaksanaan Semarak Merah Putih di lingkungan kampus bukan sekadar agenda hiburan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Unib menerapkan konsep Kampus Berdampak, terutama melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai unsur masyarakat.
“Melalui event ini nanti berbagai indikator Kampus Berdampak Unib tahun 2026 akan tercapai. Karena itu, mari kita persiapkan event ini sebaik-baiknya dan kita laksanakan semeriah mungkin, melebihi 11 titik pelaksanaan Event Semarak Merah Putih di Provinsi Bengkulu,” ujar Prof. Indra.
Selama 10 hari, kawasan kampus akan menjadi ruang bagi berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dan pelaku usaha. Agenda yang disiapkan mencakup bazar dan pameran UMKM, promosi produk lokal, pasar murah, pelatihan UMKM, job fair, pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan administrasi, pentas seni dan budaya, perlombaan, hiburan rakyat hingga tabligh akbar bersama UAS.
Rektor menilai keberadaan ribuan mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan selama kegiatan berlangsung berpotensi memberikan efek ekonomi bagi masyarakat di sekitar kampus. Aktivitas tersebut diharapkan meningkatkan transaksi sekaligus membuka ruang pemasaran lebih luas bagi UMKM lokal.
“Kita sendiri memiliki sekitar 25 ribu sivitas akademika, baik dosen, karyawan, dan mahasiswa. Jika setengahnya saja bisa hadir memeriahkan event ini, tentu akan mendongkrak perputaran ekonomi masyarakat sekitar kampus dan para pelaku UMKM,” papar Prof. Indra.
Optimisme tersebut tidak terlepas dari pengalaman pelaksanaan Semarak Merah Putih di daerah lain. Prof. Indra sebelumnya menghadiri malam peresmian kegiatan serupa di Kabupaten Seluma dan melihat langsung tingginya antusiasme masyarakat.
Ribuan warga memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan pertunjukan seni dan budaya. Di saat yang sama, pelaku UMKM memperoleh kesempatan memasarkan berbagai produk kepada masyarakat yang hadir.
Karena itu, Prof. Indra meminta seluruh unsur di lingkungan Unib tidak hanya menjadi penonton. Fakultas, unit kerja, organisasi kemahasiswaan, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa diharapkan mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing.
“Setiap lokasi menjadi pusat kegiatan selama 10 hari sehingga keseluruhan rangkaian berlangsung selama sekitar 120 hari. Kegiatan ini sudah dimulai sejak Agustus 2026 dan dilakukan secara bergiliran di setiap titik. Tanggal 24 Oktober hingga 2 November 2026 di Unib,” jelasnya.
Semarak Merah Putih di Unib merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pemerintah Provinsi Bengkulu yang digelar di 12 titik. Masing-masing kabupaten dan kota mendapat satu lokasi, ditambah satu titik tingkat provinsi dan satu titik di Universitas Bengkulu.
Dengan durasi sekitar 10 hari di setiap lokasi, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara bergiliran selama kurang lebih 120 hari sejak Agustus 2026.
Pemerintah Provinsi Bengkulu menyiapkan anggaran sekitar Rp6 miliar untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Dana itu berasal dari penghargaan pemerintah pusat atas capaian daerah dalam pengendalian inflasi dan penurunan angka pengangguran.
Bagi Unib, keterlibatan dalam Semarak Merah Putih menjadi bagian dari upaya memperluas kontribusi perguruan tinggi di luar fungsi pendidikan dan penelitian. Kehadiran kampus di tengah masyarakat diharapkan dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang menghasilkan manfaat sosial dan ekonomi secara langsung.
Dengan demikian, 24 Oktober hingga 2 November 2026 menjadi tanggal yang patut dicatat. Kampus Unib akan menjadi salah satu titik berkumpulnya sivitas akademika dan masyarakat dalam rangkaian Semarak Merah Putih, dengan agenda yang tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga aktivitas ekonomi, pelayanan publik, budaya dan tabligh akbar bersama UAS.(Red)






