JAKARTA, GK – Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan jabatan di lingkungan pemerintahan. Sejumlah pejabat tinggi negara dilantik di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026), atau sekitar dua pekan setelah perombakan kabinet sebelumnya pada 1 Oktober 2026.
Pelantikan kali ini mencakup sejumlah posisi strategis di bidang pertahanan, militer, pertanian, imigrasi dan pemasyarakatan, penanggulangan bencana, serta pengelolaan gambut dan mangrove.
Berdasarkan daftar pelantikan yang dihimpun, berikut nama-nama pejabat yang dilantik beserta jabatan masing-masing:
- Jenderal Maruli Simanjuntak, sebagai Wakil Panglima TNI dan Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.
- Jenderal Tandyo Budi Revita, sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
- Marsekal TNI Yusuf Jauhari, sebagai Wakil Menteri Pertahanan bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi.
- Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon, sebagai Wakil Menteri Pertahanan bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan.
- Dr. Alim Setiawan Slamet, sebagai Wakil Menteri Pertanian.
- M. Maulana Bungaran, SH, MH, sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
- Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi, sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
- Prof. Dr. Satyawan Pudyatmoko, sebagai Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional.
- Mayjen Sriyanto, sebagai Wakil Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional.
Penempatan para pejabat tersebut mencakup berbagai sektor strategis pemerintahan, mulai dari penguatan pertahanan dan organisasi militer hingga pengelolaan lingkungan hidup serta penanganan bencana.
Perombakan ini menjadi perhatian karena berlangsung dalam rentang waktu relatif singkat setelah reshuffle sebelumnya. Namun, alasan resmi penunjukan masing-masing pejabat serta rincian kebijakan yang melatarbelakangi perubahan jabatan tersebut perlu merujuk pada keterangan resmi pemerintah.(Red)






