BENGKULU, GK — Pemerintah Kota Bengkulu terus memperkuat pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat, khususnya bagi bayi yang baru lahir. Melalui Program Bayi Lahir Dapat Akta Diantar Langsung Wali Kota (Baladewa), setiap bayi diharapkan dapat memperoleh dokumen kependudukan secara cepat dan mudah sejak dilahirkan.
Program tersebut disosialisasikan langsung oleh Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi di Ruang Hidayah 1, Kantor Wali Kota Bengkulu, Bentiring, Senin (14/9/2026).
Dalam sambutannya, Dedy Wahyudi menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan identitas kependudukan. Karena itu, Pemkot Bengkulu berupaya memastikan bayi yang lahir di Kota Bengkulu dapat segera memperoleh akta kelahiran tanpa membebani orang tua dengan proses pengurusan yang rumit.
Melalui Program Baladewa, akta kelahiran nantinya dapat diantar langsung oleh Wali Kota, Wakil Wali Kota, maupun melalui mekanisme pelayanan yang telah disiapkan Pemerintah Kota Bengkulu.
“Program ini diharapkan memberikan kemudahan kepada masyarakat. Jadi, orang tua tidak perlu repot mengurus sendiri, karena dokumen kependudukan bayi akan diproses sejak lahir,” ujar Dedy.
Untuk memastikan program berjalan optimal, Pemkot Bengkulu melibatkan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan. Sosialisasi tersebut dihadiri perwakilan rumah sakit se-Kota Bengkulu, puskesmas, serta klinik.
Keterlibatan fasilitas kesehatan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program. Sebab, proses pengurusan dokumen kependudukan diharapkan dapat dimulai sejak bayi dilahirkan, sehingga akta kelahiran dan dokumen terkait dapat segera diterbitkan.
Dedy juga menekankan pentingnya penerbitan Nomor Induk Kependudukan (NIK) bagi bayi. NIK merupakan bagian penting dalam administrasi kependudukan sekaligus berkaitan dengan akses bayi terhadap berbagai layanan publik, termasuk kepesertaan BPJS Kesehatan.
Karena itu, diperlukan koordinasi dan sinergi antara fasilitas kesehatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Dinas Kesehatan, serta BPJS Kesehatan agar seluruh tahapan pelayanan dapat berjalan efektif.(Red)






