Sultan B. Najamudin Didaulat Jadi Ketua Penasehat DPP IKM

Jakarta, GK – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Baktiar Najamudin, resmi didaulat sebagai Ketua Dewan Penasehat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Keluarga Minang (IKM).

Penunjukan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua DPP IKM, Andre Rosiade, dalam acara pengukuhan kepengurusan di Aula Nusantara V, Senayan, Jakarta, Sabtu (11/04).

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Sultan menegaskan pentingnya peran strategis IKM dalam mengawal realisasi program-program pemerintah agar berdampak nyata terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurutnya, IKM memiliki jaringan organisasi yang luas dan solid hingga ke berbagai pelosok daerah, bahkan sampai ke luar negeri.

Hal ini menjadi kekuatan sosial yang besar dalam mendukung pembangunan nasional, terutama di tengah tantangan krisis geopolitik global saat ini.

“Pertama, kami mengucapkan selamat kepada kepengurusan DPP IKM yang baru saja dilantik di bawah kepemimpinan Uda Andre Rosiade. Beliau adalah tokoh nasional Minang yang berpengalaman, cakap, dan dikenal luas,” ujar Sultan kepada awak media.

Sultan menilai, diaspora Minangkabau yang tersebar luas di berbagai daerah dan mancanegara merupakan simpul sosial yang signifikan dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus mendorong kemajuan ekonomi.

Ia menambahkan, potensi ekonomi keluarga Minang yang banyak bergerak di sektor industri dan perdagangan harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung agenda pembangunan nasional.

“Energi sosial yang kuat ini harus diarahkan secara tepat agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional,” tegasnya.

Acara pengukuhan tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Senator asal Sumatera Barat Irman Gusman, Menteri Ketenagakerjaan Yasirli, serta pejabat BUMN Doni Oskaria.

Selain itu, turut hadir sejumlah kepala daerah asal Sumatera Barat dan ratusan pengurus daerah IKM dari seluruh Indonesia, yang menunjukkan kuatnya konsolidasi organisasi dalam mendukung peran strategis IKM ke depan.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *