Program Takziah Malam Ketiga Jadi Ikon Kepedulian Sosial di Kota Bengkulu

Kota Bengkulu, GK – Program takziah watasliah malam ketiga yang digagas Pemerintah Kota Bengkulu kini menjadi salah satu ikon kepedulian sosial di tengah masyarakat. Selama enam tahun terakhir, program ini terus berjalan konsisten dan mendapat respons positif dari warga.

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan bahwa kehadiran pemerintah dalam kegiatan takziah bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata empati terhadap masyarakat yang sedang berduka.

Bacaan Lainnya

“Program ini sudah berjalan kurang lebih enam tahun, sejak saya masih menjadi wakil wali kota hingga sekarang. Ini bukan kegiatan sesaat, tetapi sudah menjadi komitmen kami untuk selalu hadir di tengah masyarakat,” ujar Dedy saat menghadiri takziah di salah satu rumah duka di Kelurahan Anggut Atas.

Menurutnya, kehadiran pemerintah dalam suasana duka memiliki makna penting dalam membangun kedekatan emosional dengan masyarakat. Tidak hanya saat kondisi bahagia, pemerintah juga harus hadir ketika warga mengalami musibah.

Program takziah watasliah ini juga dinilai sebagai tradisi positif yang sarat nilai sosial dan keagamaan. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.

Bahkan, Dedy menyebutkan bahwa program ini mulai dilirik oleh daerah lain untuk diadopsi karena dinilai mampu memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“Ini tradisi yang baik dan sejalan dengan ajaran Rasulullah, di mana kita dianjurkan untuk menghibur keluarga yang sedang berduka,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan takziah digelar serentak di beberapa titik setiap malam. Pemerintah Kota Bengkulu bertindak sebagai penyelenggara, sekaligus memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, termasuk penyerahan dokumen administrasi seperti akta kematian.

Meski dalam satu malam terdapat beberapa lokasi takziah, Dedy berupaya hadir di lebih dari satu titik sebagai bentuk komitmen pribadi dan institusional. Kehadiran jajaran pemerintah, mulai dari pejabat daerah hingga perangkat kelurahan, turut memperkuat makna kebersamaan dalam kegiatan tersebut.

Dengan keberlanjutan program ini, Pemerintah Kota Bengkulu berharap nilai-nilai kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang saling mendukung, baik dalam keadaan suka maupun duka.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *