Walikota Bengkulu Dorong Percepatan Bank Fadhilah Lewat Program Wakaf Uang

Oplus_16908288

Kota Bengkulu, GK – Bank Fadhilah Kota Bengkulu sukses menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang bertempat di Ruang Rapat Kantor Pusat Bank Fadhilah hari ini 05/03/2026. Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Medy Pebriansyah, jajaran Dewan Komisaris, serta Direksi Bank Fadhilah.

Rangkaian acara ditutup dengan suasana hangat melalui agenda buka puasa bersama seluruh karyawan, yang kemudian dilanjutkan dengan salat Tarawih berjamaah di musholah kantor Bank Fadhilah.

Bacaan Lainnya

Dalam sesi wawancara usai melaksanakan salat Tarawih, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya terhadap capaian bank milik daerah kota bengkulu. Berdasarkan hasil audit akuntan publik, Bank Fadhilah dinyatakan dalam kondisi sehat.

“Alhamdulillah, Bank Fadhilah sebagai bank kebanggaan warga Kota Bengkulu menunjukkan tren positif. Sebagai bank yang relatif baru, Bank Fadhilah mampu menyumbangkan laba bersih senilai Rp500 juta kepada Pemerintah Kota,” ujar Dedy Wahyudi.

Menurutnya, pencapaian laba di tengah ketatnya persaingan perbankan saat ini adalah bukti bahwa Bank Fadhilah mampu eksis dan dikelola dengan baik.

Selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP), Walikota menitipkan pesan khusus kepada jajaran direksi dan komisaris untuk:

• Meningkatkan kinerja secara berkelanjutan.

• Fokus pada peningkatan laba di tahun-tahun mendatang.

• Menjaga efisiensi organisasi selaras dengan kebijakan penghematan yang sedang dijalankan Pemerintah Kota.

“Secara umum hasilnya baik. Meski kondisi ekonomi global kurang kondusif, kita harus tetap optimis. Bank Fadhilah harus tetap menjadi pilihan utama masyarakat, khususnya bagi warga yang ingin menabung secara syariah,” tambahnya.

Salah satu poin menarik dalam RUPS kali ini adalah fokus Bank Fadhilah untuk menjadi lembaga pengelola Wakaf Uang. Inovasi ini mencakup:

1.Wakaf Abadi & Wakaf Temporer: Dikelola secara profesional untuk kemaslahatan umat.

2.Sinergi ASN: Pemerintah Kota berencana mengimbau ASN di lingkungan kota maupun provinsi untuk berwakaf melalui Bank Fadhilah.

3.Kolaborasi Lintas Pemerintah: Walikota menyatakan akan berkomunikasi dengan Gubernur Bengkulu untuk turut mendukung gerakan wakaf ini demi kemajuan daerah.

Sementara itu, terkait penguatan struktur modal, saat ini Perda Penyertaan Modal sedang dalam tahap pembahasan di DPRD Kota Bengkulu. Penambahan modal ini direncanakan untuk tahun anggaran 2027.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *