Selisih Satu Suara, Bahrul Fuady Terpilih Pimpin Peradi SAI Kota Bengkulu

Kota Bengkulu, GK – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Suara Advokat Indonesia (SAI) Kota Bengkulu menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-4 tahun 2026 di salah satu hotel kawasan Pantai Panjang, Bengkulu, Sabtu (31/1/2026).

Agenda utama forum organisasi tersebut adalah memilih ketua baru untuk masa bakti 2026–2030.

Sejak pagi, puluhan advokat anggota Peradi SAI Kota Bengkulu telah hadir untuk mengikuti rangkaian kegiatan. Muscab dibuka secara resmi dan dilanjutkan dengan sidang-sidang organisasi, termasuk laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya serta pembahasan program kerja.

Muscab kali ini turut dihadiri Wakil Ketua Komite Organisasi yang juga anggota Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi SAI, Fajar Marpaung, S.H., M.H.

Kehadirannya mewakili DPN untuk memastikan pelaksanaan Muscab berjalan sesuai aturan organisasi.

Pemilihan ketua DPC berlangsung kompetitif dengan menghadirkan dua kandidat, yakni Reka Putriyani, S.H., M.H. dan Bahrul Fuady, S.H., M.H. Keduanya dikenal aktif dalam kegiatan organisasi advokat di Bengkulu.

Sebelum pemungutan suara, masing-masing calon diberi kesempatan menyampaikan visi dan misi di hadapan peserta Muscab.

Proses pemilihan dilakukan secara demokratis melalui voting tertutup menggunakan surat suara.

Pemungutan dan penghitungan suara dipimpin oleh Zainal Arifin, S.H. bersama panitia pelaksana, disaksikan langsung oleh peserta Muscab untuk menjamin transparansi.

Dari total 47 suara sah, Reka Putriyani meraih 23 suara. Sementara itu, Bahrul Fuady memperoleh 24 suara atau unggul tipis satu suara.

Dengan hasil tersebut, Bahrul Fuady resmi ditetapkan sebagai Ketua DPC Peradi SAI Kota Bengkulu periode 2026–2030.

Dalam sambutannya, Fajar Marpaung mengapresiasi jalannya Muscab yang dinilai mencerminkan kedewasaan berorganisasi.

Ia menilai suasana pemilihan berlangsung tertib, terbuka, dan penuh semangat kekeluargaan.

Menurutnya, perbedaan pilihan dalam organisasi adalah hal wajar, namun persatuan pasca-pemilihan menjadi hal yang lebih penting. Ia berharap kepengurusan baru dapat menjaga soliditas serta meningkatkan kualitas profesi advokat.

Ketua terpilih Bahrul Fuady menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan kepemimpinannya ke depan akan mengedepankan kolaborasi.

“Kemenangan ini adalah amanah seluruh anggota. Tidak ada lagi perbedaan setelah Muscab. Kita akan merangkul semua pihak untuk memajukan organisasi,” ujarnya.

Ia juga berkomitmen menyusun kepengurusan berdasarkan kompetensi dan mendorong peningkatan kapasitas advokat melalui pendidikan serta pelatihan. Bahrul berharap Peradi SAI Kota Bengkulu semakin berperan dalam penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat.

Muscab ditutup dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan, menandai awal kepemimpinan baru di tubuh Peradi SAI Kota Bengkulu.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *