Bengkulu, GK – PT Riau Agrindo Agung (RAA) menyampaikan apresiasi kepada aparat penegak hukum (APH) dan pemerintah daerah yang telah membantu menyelesaikan persoalan pemortalan akses jalan yang sempat menghambat operasional perusahaan selama 11 hari.
Legal Corporate PT RAA, Ismi Bebi Harahap, menyebut dukungan Kapolda Bengkulu beserta jajaran, Bupati Bengkulu Tengah, Wakil Bupati, Ketua DPRD, hingga unsur Forkopimda sangat berarti bagi kelancaran aktivitas perusahaan.
“Kami berterima kasih atas kinerja bapak Kapolda dan jajaran, begitu juga Bupati, Wabup, Ketua DPRD, serta kepolisian di lapangan. Berkat kerja sama semua pihak, aktivitas operasional perusahaan dapat berjalan kembali dan karyawan bisa bekerja dengan tenang,” ujar Ismi, Senin (22/9).
Ia mengungkapkan, penutupan portal tersebut menimbulkan kerugian perusahaan hingga lebih dari Rp2 miliar. Namun, pihaknya tetap memilih fokus pada solusi agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.
“Pemortalan bukan solusi. Kami berharap hal seperti ini tidak terulang karena dapat menimbulkan kekhawatiran investor lain. Tujuan kami di sini adalah berinvestasi dan berkontribusi untuk Kabupaten Bengkulu Tengah,” tegasnya.
PT RAA juga memastikan seluruh aktivitas perusahaan telah sesuai regulasi. Meski begitu, pihaknya tetap membuka diri terhadap masukan pemerintah daerah demi memastikan operasional berjalan sesuai aturan.(Red)







