Profil Lengkap Raffa, Wonderkid Bengkulu yang Siap Jadi Bintang Masa Depan

Bintang Muda Sepakbola Bengkulu Raffa (mengenakan hoodie) berfoto merangkul teman se-tim nya.

Bengkulu, GK – Di usianya yang baru 12 tahun, Raffa Effendi Akamaru sudah mencuri perhatian di dunia sepak bola usia dini Bengkulu. Pemain muda dari Klub Indonesia Muda (IM) Kota Bengkulu ini dikenal memiliki semangat tinggi, disiplin, dan mimpi besar: menjadi pemain Tim Nasional Indonesia.

Lahir pada 18 September 2013, Raffa kini duduk di kelas VI SDN 05 Kota Bengkulu. Sejak kecil, ia sudah akrab dengan bola. Sementara anak seusianya sibuk bermain gim, Raffa memilih mengasah keterampilannya di lapangan setiap sore.

Bacaan Lainnya

Darah sepak bola rupanya mengalir dari sang ayah, Iwan, seorang wartawan senior di Provinsi Bengkulu sekaligus mantan pemain sepak bola lokal. Iwan juga aktif memperkuat tim futsal PWI Bengkulu di berbagai ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) di Bandung, Malang, dan Banjarmasin.

Raffa adalah putra sulung pasangan Iwan dan Novi Rupita Yanti, seorang guru agama di Sekolah Islam Al-Azhar 51 Kota Bengkulu. Ia juga memiliki adik bernama Razidan Al-Ghifari, yang kini turut menekuni dunia sepak bola di klub yang sama.

Sejak duduk di TK Negeri Pembina 1 Kota Bengkulu, Raffa sudah menunjukkan bakat alaminya. Kini, ia rutin mengikuti turnamen usia dini U-12, baik di tingkat kota maupun provinsi. Gaya bermainnya dikenal energik dan cerdas membaca arah bola, membuat pelatih menilai Raffa memiliki potensi besar untuk berkembang.

“Saya ingin menjadi pemain sepak bola profesional dan suatu hari nanti bisa membela timnas Indonesia,” ujar Raffa dengan penuh keyakinan.

Meski sibuk latihan dan bertanding, Raffa tetap berprestasi di sekolah. Ia juga aktif di kegiatan drum band sekolah, menunjukkan disiplin dan tanggung jawab yang tinggi.

Dengan dukungan penuh dari keluarga dan pembinaan yang konsisten di klubnya, Raffa Effendi Akamaru kini menjadi salah satu harapan muda sepak bola Bengkulu yang patut diperhitungkan.

Mimpi besarnya sederhana tapi penuh makna — membawa nama Bengkulu ke kancah nasional dan mengenakan jersey merah putih di lapangan hijau.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *